Meski koreng menandakan luka mulai berangsur sembuh, area luka yang lembap juga rentan terhadap infeksi bakteri. Infeksi akan menghambat proses penyembuhan, bahkan bisa memperparah luka yang sudah ada.
Jika luka dan bekas koreng terkena kotoran, segera bersihkan dengan air hangat dan sabun berbahan ringan. Gunakan lap lembut untuk menepuk-nepuk kulit hingga kering. Jangan menggosokkan handuk karena dapat mengelupas bekas koreng.
5. Menutup luka hanya jika dibutuhkan
Banyak orang meyakini bahwa cara terbaik menghilangkan bekas koreng adalah dengan menutupnya. Padahal, cara ini tidak sepenuhnya tepat. Anda hanya perlu menutup luka jika luka mengalami robek, berdarah, atau mengeluarkan cairan tertentu.
Penutup luka juga diperlukan apabila Anda adalah orang yang sangat aktif berolahraga. Tujuannya agar bekas koreng tidak mengelupas akibat gesekan dengan pakaian, anggota tubuh yang lain, atau peralatan berolahraga.
Pembentukan bekas koreng adalah tahap normal dari penyembuhan luka. Tanpa upaya perawatan sekalipun, bekas koreng dapat hilang dengan sendirinya begitu luka di bawahnya telah sembuh.
Walau demikian, kebanyakan orang tentu merasa tidak nyaman dengan rasa gatal akibat bekas koreng serta pengaruhnya terhadap penampilan. Kelima cara di atas bisa membantu mengatasi masalah mempercepat hilangnya koreng.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya