Suara.com - Anak Jadi Pelaku Body Shaming, 4 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Orangtua
Anak tak kebal dari perilaku menyimpang. Di luar sana, anak tak hanya menjadi korban body shaming tapi juga kerap menjadi pelaku.
Sebagai orangtua, apa yang baiknya dilakukan ketika mendapati si buah hati menjadi pelaku kekerasan?
Dikutip Suara.com dari buku berjudul '1001 Cara Bicara Orangtua dengan Anak Remaja', ada empat hal yang harus segera dilakukan orangtua saat anak melakukan kekerasan body shaming.
Pertama, jangan langsung memarahi anak. Tanya maksud dari perbuatan mereka, cari tahu apakah anak mengerti bahwa yang ia lakukan adalah sebuah perundungan.
Kedua, buat anak paham perbedaan. Ceritakan pada anak bahwa fisik seseorang tidak menentukan kualitasnya sebagai manusia yang bail atau buruk.
Ketiga, tanamkan anak rasa empati. Ajarkan mereka rasa empati. Jangan lupa selalu sampaikan untuk selalu berhati-hati dalam berucap karena kadang bercanda dapat berakibat buruk.
Keempat, ajarkan anak untuk segera meminta maaf. Jelaskan pentingnya meminta maaf meski ia tanpa sengaja telah melakukan body shaming.
Buku dan kampanye berjudul 1001 Cara Bicara Orangtua dengan Anak Remaja adalah bagian dari program kerjasama antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerjasama dengan John Hopkins Center for Communication Programs yang dirilis pada Kamis, (24/10/2019) di Jakarta Selatan.
Baca Juga: Atalia Ridwan Kamil: Orang Tua Harus Jadi Teladan Anak
"Orangtua harus memiliki keterampilan dalam berkomunikasi dengan anak sesuai dengan fase perkembangan dan kepribadiannya," ujar Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) dalma acara peluncuran buku tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan