Suara.com - Seorang pria asal Thailand terpaksa harus menjalani amputasi di semua jari tangannya akibat mengenakan cincin selama bertahun-tahun. Karena, cincinnya yang sudah bertahun-tahun dipakai telah menghambat sirkulasi darah di jari tangannya.
Apalagi pria itu mengenakan cincin dan gelang di seluruh jari serta kedua tangannya selama bertahun-tahun. Seiring berjalannya waktu, jari-jari tangan pria itu pun membengkak hingga tak bisa melepas cincinnya.
Suatu hari, ia datang ke rumah sakit dengan kondisi semua jari tangan sudah membengkak parah dan berubah warna ungu. Hal itu menyebabkan nekrosis, yakni kematian semua sel dalam satu organ atau jaringan karena penyakit, cedera atau kegagalan pasokan darah.
Bahkan dilansir dari World of Buzz, ia pun sempat masih bekerja dengan kondisi jari tangan membengkak parah, karena butuh bantuan amal ke rumah sakit.
Tim medis yang menanganinya pun harus melepas cincin dengan meremas kuat jari-jari tangan pria tersebut. Beberapa cincin berhasil dikeluarkan dengan meremas jari, tapi ada pula yang jarinya harus diamputasi.
"Hari ini, kakaknya mau ke rumah sakit. Yayasan, Selatan 4-00 dan para sukarelawan telah menghapus peralatan cincin. Tangan kanan kiri. Tangan kiri melakukan lanjutan....." dikutip dari akun Facebook @hearttoheartteam
Dalam unggahan akun Facebook @hearttoheartteam, memperlihatkan banyaknya dokter yang menangani dan melepaskan cincin dari jari tangan pria tersebut.
Pasalnya tak hanya ada 1 cincin di satu jari, pria tersebut menggunakan 4-5 cincin di setiap jarinya, baik yang kanan maupun kiri.
Sementara itu, ia juga mengenakan sejumlah gelang di tangan bagian kanannya. Tak heran jika jari pria tersebut membengkak akibat peredaran darah yang tak lancar.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Genggaman Tangan Anda Ungkap Kepribadian Luar dan Dalam
Setelah dokter berhasil melepaskan semua cincinnya, terlihat ada belasan cincin yang dilepas dari jari pria tersebut. Bagian jarinya yang bertahun-tahun tertutup cincin pun terlihat mengkerut hingga hampir putus.
Kondisi pria Thailand yang memakai cincin dang gelang selama bertahun-tahun itu pun mengundang banyak perhatian publik.
Tak sedikit pula yang penasaran mengenai pengobatan setelah jari-jarinya yang diamputasi dan bengkak parah akibat penggunaan cincin bertahun-tahun.
Berita Terkait
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Serial Thailand Girl From Nowhere Dapat Remake Jepang untuk Pertama Kali
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal