Suara.com - Punya Masalah Tidur? 8 Latihan Malam yang Membantu Anda Lelap
Rutinitas bekerja, seharian sibuk tentu membuat Anda ingin benar-benar mendapatkan istirahat dan tidur menyenyak agar keesokan hari bisa melakukan rutininas kembali. Namun, tidak sedikit yang malah berakhir dengan sulit tidur atau tidak nyenyak hingga terbangun dan terjaga.
Walaupun tidur mungkin tampak mustahil dalam situasi seperti itu, jangan buru-buru minum pil tidur. Lakukan latihan sederhana yang tepat sebelum memulai hari dan Anda akan melihat hasil yang bagus dengan cepat.
Dilansir dari Brightside, berikut delapan latihan saat malam yang akan membatu Anda tidur layaknya seperti bayi.
1. Pose dengan anggota badan tertidur
Berbaringlah telentang dengan kaki lurus dan lengan di samping. Jaga agar lengan dan kaki Anda tetap lurus, dan angkat dari lantai ke arah udara. Tahan pose selama 60 detik. Kemudian rilekskan punggung Anda dan sambil memegang tangan dan kaki Anda di udara, mulailah mencobanya selama 30-40 detik sampai Anda merasakan darah berdenyut di seluruh tubuh Anda.
2. Berpose pahlawan
Duduk berlutut dengan bokong di tumit, tulang belakang sedikit menekuk ke belakang, dan telapak tangan di lantai di belakang Anda dengan jari-jari. Tekuk tubuh Anda perlahan-lahan ke belakang hingga Anda bisa meletakkan punggung Anda di tanah untuk melakukan peregangan penuh. Jika Anda tidak dapat sepenuhnya berbaring, seimbangkan diri Anda pada siku Anda. Tahan posisi ini selama 30-60 detik.
3. Pose Ikan
Baca Juga: Beda Usia Beda Durasi Ideal Tidur Siang, Berapa Lama untuk Orang Dewasa?
Duduklah di lantai dengan kaki lurus di depan Anda dan tangan diletakkan di bawah glutes, telapak tangan menghadap ke bawah. Buka dada dan bahu Anda dan perlahan-lahan tekuk lengan Anda ke belakang. Relakskan leher Anda dan turunkan tubuh Anda sampai mahkota kepala Anda menyentuh lantai. Tahan posisi selama 30-60 detik.
4. Peregangan dewi malam hari
Berbaringlah telentang dengan lutut ditekuk dan lengan di samping tubuh, telapak tangan menghadap ke atas. Satukan kedua telapak kaki Anda dan biarkan lutut Anda terbuka untuk membentuk bentuk berlian. Jika Anda merasa peregangan di pinggul Anda terlalu kuat, letakkan bantal di bawah kedua lutut Anda. Tetap dalam pose ini selama 2-3 menit.
5. Berpose layaknya bayi bahagia
Berbaringlah telentang dan arahkan lutut ke dada. Pegang ujung luar kaki kanan Anda dengan tangan kanan dan ujung luar kaki kiri Anda dengan tangan kiri. Pastikan bagian bawah telapak kaki menghadap ke udara. Lalu ambil lutut Anda ke samping selebar mungkin. Dan perlahan mulai goyangkan tubuh Anda dari sisi ke sisi dengan lembut memijat punggung Anda. Lakukan latihan selama 1-2 menit.
6. Peregangan hamstring
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien