Suara.com - Banyak orang yang ingin sehat dengan mengonsumsi berbagai produk tambahan, seperti vitamin atau suplemen yang banyak dijual di toko obat.
Namun, ada 3 produk 'kesehatan' yang ternyata menurut ahli gizi justru hanya membuang-buang uang. Melansir Insider, berikut beberapa produk tersebut.
1. Suplemen probiotik
Probiotik adalah bakteri hidup yang ditemukan dalam makanan seperti yogurt yang memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk usus.
Namun, kata ahli diet Tamara Duker Freuman dari New York City, ketika dikemas dalam bentuk suplemen, manfaat probiotik lebih berkurang,
Istilah "probiotik" juga berlaku untuk berbagai jenis bakteri. Tidak selalu jelas apa yang terkandung dalam produk suplemen tersebut dan apakah akan mencukupi kebutuhan konsumen.
2. Air alkali
Ginger Hultin, ahli diet dan juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics berbasis di Seattle, menyebut air alkali sebagai satu-satunya produk yang dibeli orang untuk kesehatan yang tidak sepadan.
Selain itu, penelitian tentang pola makan dan risiko kanker menemukan air alkali tidak memiliki manfaat kesehatan yang terbukti dapat mencegah kanker.
Baca Juga: Sebut Suplemen Bisa Obati Mata Minus, Ria Ricis Disemprot Dokter Mata
"Pada dasarnya, jenis air yang Anda pilih untuk minum tidak akan memiliki dampak yang besar pada kesehatan Anda, selama itu air biasa, tanpa kalori," tutur Ali Webster, seorang ahli diet terdaftar dan direktur komunikasi nutrisi untuk International Food Information Council Foundation.
3. Jus untuk detoksifikasi
Para ahli justru lebih menyarankan untuk mengonsumsi buah atau sayuran itu sendiri dari pada jus yang telah diolah.
"Aku ingin orang makan dan mengunyah makanan dan mendapatkan semua manfaatnya," jelas Amy Kimberlain, seorang pendidik diabetes bersertifikat di Baptist Health South Florida.
Memadukan buah dan sayuran menyebabkan produk ini kehilangan banyak serat. Kimberlain menekannya, serat justru akan maksimal jika dimakan biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya