Suara.com - Waduh, Sering Pelukan Bisa Bikin Orang Kecanduan Seks?
Kecanduan seks merupakan kondisi medis yang harus mendapatkan pertolongan. Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari faktor lingkungan hingga kebiasaan.
Yang terbaru, ilmuwan menemukan hubungan antara frekuensi pelukan dengan risiko kecanduan seks. Benarkah ada hubungannya?
Dilansir laman Popular-world.com, pelukan memiliki reaksi fisiologis pada tubuh manusia. Saat pelukan, tubuh mengeluarkan hormon oksitosin yang dikenal juga sebagai hormon cinta.
Nah, penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di Karolinka Institute Swedia menyebut semakin sering pelukan, semakin tinggi pula risiko mengalami kecanduan seks.
Penelitian dilakukan dengan mengamati kondisi darah dari 60 orang yang dirawat di rumah sakit karena kecanduan seks. Sebagian besar peserta penelitian adalah lelaki.
Dari hasil pemeriksaan darah, ilmuwan menemukan adanya perbedaan susunan genetik pada pasien kecanduan seks dengan orang normal.
Kadar oksitosin yang tinggi ditemukan pada pasien kecanduan seks. Dari situ, peneliti menarik kesimpulan bahwa pelukan bisa membuat kadar oksitosin meningkat, yang berujung pada peningkatan risiko kecanduan seks.
Akibat, seseorang bisa merasa terikat dan memiliki keinginan untuk terus bersama. Dalam tahap lanjut, kondisi ini membuat seseorang secara kompulsif mencari seks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!