Suara.com - Anda tentu pernah merasa kelaparan saat menjelang tidur, namun Anda juga takut berat badan mendadak naik karena makan di malam hari.
Bahkan beberapa orang percaya makan malam seharusnya dilakukan sebelum pukul 8 malam. Tapi nyatanya informasi ini justru disebut menyesatkan.
Melansir Medical News Today, apa yang Anda makan jauh lebih penting dari kapan Anda makan.
Gagasan makan di malam hari dapat membuat berat badan bertambah berasal dari penelitian pada hewan. Penelitian tersebut menunjukkan tubuh dapat menggunakan kalori yang dikonsumsi secara berbeda ketika melewati waktu tertentu dalam sehari.
Beberapa peneliti berhipotesis makan di malam hari bertentangan dengan ritme sirkardian tubuh. Jadi, berdasarkan ritme ini, saat malam hari tubuh seharusnya tidur, bukan makan.
Tetapi faktanya pada manusia menunjukkan masalahnya bukan pada waktu, tetapi seberapa banyak makanan yang dikonsumsi.
Selama total asupan kalori Anda masih dalam batas kebutuhan sehari-hari Anda, kenaikan berat badan tampaknya tidak terjadi hanya karena makan di malam hari.
Hal ini juga disampaikan oleh Ketua Pusat Penelitian Nutrisi Obesitas di Pennington Biomedical Research Center di Lousiana, Eric Ravussin, PhD.
"Jika kamu aktif atau makan, itu (berat badan naik) tidak akan terjadi," tuturnya pada Men's Health.
Baca Juga: Dewi Hughes Turunkan Berat Badan dengan Hipnoterapi, Ikuti Tata Caranya!
Menurutnya, itu terjadi karena tubuh akan membakar lemak yang tersimpan setelah menghabiskan karbohidrat dari makanan terakhir dan glikogen yang disimpan.
"Asupan kalori adalah satu-satunya hal yang penting," tambah Satchin Panda, profesor di Salk Institute dan penulis 'The Circadian Code'.
Berita Terkait
-
Nestapa Minyak Jelantah Hitam Pekat demi Menyelamatkan Dompet yang Sekarat
-
Tak Perlu Terbang ke Malaysia, Cicipi Autentiknya Nasi Lemak hingga Char Kway Teow di Jakarta!
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun