Suara.com - Diabetes tentau dapat memengaruhi kehamilan, baik untuk kesehatan sang ibu maupun kesehatan sang bayi. Tetapi, menjaga kadar gula darah (glukosa) dalam kisaran normal sepanjang kehamilan dapat membantu mencegah masalah.
Melansir Medlineplus.gov, wanita yang menderita diabetes menghadapi risiko tertentu selama kehamilan.
Jika diabetes tidak terkontrol dengan baik, bayi dapat terkena gula darah tinggi di dalam rahim. Ini dapat menyebabkan cacat lahir dan masalah kesehatan lainnya pada bayi.
Pada tujuh minggu pertama kehamilan adalah ketika organ bayi berkembang. Seringnya, hal ini terjadi sebelum sang wanita sadar akan kehamilan tersebut.
Jadi sangat penting untuk merencanakan kehamilan dengan memastikan kadar glukosa darah berada di kisaran target sebelum diketahui hamil.
Lebih baik bicarakan dengan dokter setidaknya enam bulan sebelum hamil, sehingga glukosa darah dapat terkontrol dengan baik pada tiga bulan sebelum dan selama kehamilan.
Berdasarkan pregnancybirthbaby.org.au, tingkat gula darah yang ideal adalah 4,0-5,5 mmol / L sebelum makan, dan kurang dari 7,0 mmol / L pada 2 jam setelah makan.
Ada kemungkinan muncul beberapa komplikasi akibat diabetes yang diderita pada sang ibu, seperti penyakit mata dan penyakit ginjal, keduanya dapat berkembang saat kehamilan.
Risiko pre-eklampsia, suatu kondisi yang melibatkan tekanan darah tinggi selama kehamilan, juga dapat terjadi. Ini dapat menyebabkan masalah bagi kandungan.
Baca Juga: Penelitian Temukan Minum Kopi 4 Kali Sehari Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Berita Terkait
-
Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula
-
Lee Da Hae dan SE7EN Umumkan Kehamilan Anak Pertama Setelah 3 Tahun Menikah
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!