Suara.com - Setiap tahun pasti akan ada tren kesehatan baru, termasuk teori baru yang mengklaim dapat meningkatkan kesehatan.
Melansir Insider, tren kesehatan 2019 pun cukup beragam, seperti penguapan vagina hingga arang yang dapat mendetoksifikasi tubuh. Berikut mitos kesehatan yang dipercaya banyak orang sepanjang tahun ini.
1. Arang aktif dapat mendektosifikasi tubuh
Berdasarkan beberapa klaim, arang digunakan untuk mengobati kasus keracunan, misalnya, karena arang sebenarnya dapat mengikat racun sehingga tidak akan diserap lambung.
Masalahnya, efek arang juga meluas ke zat yang akan diserap oleh tubuh, yaitu vitamin dan obat-obatan.
"Jika Anda makan satu es krim dengan lelehan arang aktif, Anda akan baik-baik saja. Tapi jika Anda mengonsumsinya adalam jumlah besar, kemungkinan akan memiliki masalah besar," tutur dokter kandungan Dr Alyssa Dweck.
2. Minyak esensial dapat menyembuhkan atau mencegah penyakit
Sebenarnya masih ada sedikit bukti bahwa minyak esensial dapat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Meski begitu, minyak ini memang dapat meningkatkan suasana hati dengan baunya yang enak.
Namun, ada bukti yang menyebutkan minyak ini dapat berbahaya apabila digunakan secara tidak benar. Varietas seperti tea tree, peppermint, dan wintergreen dapat menjadi racun bahkan dalam jumlah kecil.
Baca Juga: Bukan Mitos Belaka, Ternyata Uang Memang Bisa Membeli Kebahagiaan
Minyak lain, seperti kayu manis atau cengkeh, dapat menyebabkan ruam atau reaksi alergi jika bersentuhan dengan jenis kulit tertentu.
3. Menguapi vagina dapat menyegarkan dan meremajakan organ intim
Menurut ginekolog, praktik menguapi organ intim yang terkadang ditambahkan dengan herbal terbukti tidak efektif untuk mengencangkan atau membersihkan organ reproduksi.
Sebuah studi kasus pada Juni 2019 mengupas kasus seorang wanita berusia 62 tahun yang terkena luka bakar tingkat dua setelah mencoba untuk menguapi vaginanya.
"Mustahil secara fisik, karena uap tidak dapat menembus serviks dan masuk ke dalam rahim," tulis OB-GYN Dr. Jen Gunter, dalam bukunya The Vagina Bible.
4. Vaping adalah alternatif aman untuk berhenti merokok
Tahun ini kita tahu bahwa vaping, yang dulu diyakini sebagai alternatif aman dari merokok atau ganja, jelas tidak bebas risiko.
Berdasarkan data terakhir, setidaknya ada 42 kasus kematian dan lebih dari 2000 kasus penyakit baru terkait vaping. Penyebabnya masih belum sepenuhnya jelas, tetapi diyakini bahwa vitamin E asetat.
Sebagian besar pasien dengan penyakit ini, yakni sekitar 86%, mengatakan mereka telah menggunakan produk yang mengandung THC tersebut sebelum mereka sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?