Suara.com - UI Kukuhkan 2 Guru Besar Fakultas Kedokteran, Misi Atasi Stunting
Universitas Indonesia baru saja mengukuhkan dua Guru Besar dari Fakultas Kedokteran.
Keduanya adalah Prof. Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA(K) dengan kepakaran bidang Ilmu Kesehatan Anak dan Prof. Dr. dr. Partini Pudjuastuti Trihono, SpA(K), MM (Paed).
Upacara pengukuhan sendiri dilakukan pada Rabu, (18/12/2019) di Aula Imeri FKUI Kampus Salemba dan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, PhD.
Lewat paparan pidato pengukuhannya, Prof. Damayanti menekankan pentingnya pendekatan nutrisional genomik dalam penanggulangan stunting.
Prof. Damayanti mengatakan bahwa konsumsi protein mampu berperan mencegah hambatan pertumbuhan panjang atau tinggi badan melalui mekanisme regulasi di tingkat epigenetik dan transkripsi. Hanya saja, ia menekankan pentingnya protein yang mengandung asam amino esensial yang lengkap dan cukup. "Itu ada pada protein hewani seperti susu termasuk ASI, telur, ikan dan unggas. Bukan daging merah tapi unggas," kata Prof. Damayanti sesaat setelah pengukuhan.
Ia melanjutkan, pendekatan nutrisional genomik bisa menjadi dasar penganggulangan stunting karena bayi lahit dengan stunting dapat dicegah dengan penerapan pola ASI dan MPASI yang bergizi lengkap.
Di sisi lain, Prof. Partini membawa pidato pengukuhan bertema "Hipertensi Pada Anak dan Remaja: Eskalasi Masalah yang Belum Terungkap".
Lewat paparannya, ia mengatakan bahwa hipertensi pada anak dan remaja dapat menjadi masalah kesehatan global yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. "Dalam mengidentifikasi faktor risiko hipertensi pada anak dan remaja diperlukan program terintegrasi dalam rangka pendidikan dan promosi kesehatan di tingkat sekolah melalui UKS," tutupnya.
Baca Juga: Manjujai Cegah Stunting di Sumatera Barat dan 5 Berita Kesehatan Lainnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia