3. Teh putih (white tea)
Teh putih atau white tea adalah jenis teh yang diolah dari tanaman Camellia sinensis. Biasanya, daun daun dari tanaman Camellia sinensis akan dipetik untuk dijadikan teh saat masih tertutup oleh rambut halus berwarna putih.
Dari sinilah nama teh putih alias white tea dicetuskan. Sebenarnya baik teh putih maupunteh hitam (black tea) sama-sama dibuat dari tanaman yang sama.
Hanya saja, metode pengolahan yang berbeda pada keduanya memberikan masing-masing jenis tes tersebut rasa dan aroma yang unik.
Ada sejumlah manfaat dari teh putih, salah satunya bisa membantu untuk menghangatkan tubuh di tengah dinginnya suhu saat liburan. Bukan itu saja, teh putih juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.
Antioksidan adalah senyawa alami yang bisa membantu menangkal serangan radikal bebas. Sumber antioksidan yang ada di dalam teh putih bersumber dari polifenol yang bernama katekin.
Selain manfaatnya yang tidak main-main tersebut, jenis teh yang satu ini juga bisa membantu untuk menghangatkan tubuh
4. Teh oolong
Sama seperti teh putih, teh oolong juga diolah dari tanaman Camellia sinensis. Dalam pengolahannya, ada bagian dari teh oolong yang teroksidasi, sementara ada bagian lainnya yang tidak.
Baca Juga: Minum Air Rendaman Cengkeh Setiap Hari, Rasakan 5 Efeknya pada Tubuh
Oksidasi parsial alias sebagian inilah yang kemudian membuat teh oolong memiliki warna dan rasa yang khas.
Uniknya, teh oolong bisa menjadi salah satu andalan Anda untuk menghangatkan tubuh saat sedang berlibur di area yang dingin.
Ini karena teh oolong memiliki kandungan polifenol, yang bekerja untuk mempercepat laju metabolisme di dalam tubuh. Metabolisme adalah proses yang dilakukan tubuh untuk menghasilkan energi.
Antioksidan polifenol jugalah yang berperan untuk mengaktifkan enzim di dalam tubuh. Enzim tersebut kemudian membuat tubuh menggunakan lemak yang telah dicerna dari makanan, agar nantinya bisa disimpan menjadi energi.
Persediaan lemak tersebut akan membantu membuat tubuh menjadi lebih hangat saat Anda berlibur di daerah yang bersuhu dingin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!