Suara.com - Reynhard Sinaga (36), mahasiswa S3 asal Indonesia dijatuhkan hukuman penjara minimal 30 tahun akibat kasus pemerkosaan terhadap 190 pria selama 2,5 tahun di Manchester, Inggris.
Berdasarkan laporan polisi yang dilansir dari Instinct Magazine, Sinaga selalu mengincar korban pemerkosaannya pada dini hari di luar klub malam. Korban incarannya selalu seorang pria muda.
Saat melakukan aksinya, Sinaga berpura-pura menjadi orang baik yang menawarkan alkohol atau tempat untuk mengisi daya baterai telpon kepada korbannya.
Saat itulah korban perlahan akan tertidur nyenyak karena Sinaga telah mencampurkan obat bius ke dalam alkohol yang ditawarkan. Polisi menyampaikan Sinaga menggunakan obat bius GHB untuk membuat korbannya tertidur.
Sebagian besar pria yang menjadi korban pemerkosaan Sinaga rata-rata seorang pria heteroseksual berkulit putih dan berusia 21 tahun. Catatan kejahatan Sinaga pun mencakup 136 tuduhan pemerkosaan, 8 percobaan pemerkosaan, 134 kekerasan seksual dan 2 serangan penetrasi.
Kasus mahasiswa asal Indonesia yang menjebak korbannya dengan minuman campuran obat bius tentu menjadi kekhawatiran publik. Beberapa mungkin khawatir jika ada orang asing memberi minuman yang dicampur obat bius.
Tak bisa dipungkiri, sebenarnya fenomena ini sudah alam ada tapi sering terabaikan. Seringkali, korban tak pernah menyadari kalau minuman yang dikonsumsinya sudah dicampur obat bius.
Padahal seseorang semestinya bisa mendeteksi minuman tersebut telah dicampur obat bius atau tidak. Melansir dari Hello Sehat, obat bius yang sering dicampurkan ke dalam minuman biasanya tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mengubah rasa, seperti GHB.
Berikut ini efeknya jika Anda tak sengaja konsumsi minuman yang sudah dicampur dengan GHB, antara lain:
Baca Juga: Ria Irawan Meninggal, Intip Biaya Pengobatan Kanker Rahim Tanpa BPJS
- Menurunnya kewaspadaan
- Kesulitan berbicara
- Hilang keseimbangan dan sulit bergerak
- Penglihatan bermasalah
- Mual dan muntah
- Kehilangan ingatan atau amnesia
- Merasa sangat ngantuk hingga ketidaksadaran
Jika Anda merasa minuman yang dikonsumsi sudah dicampur obat bius, segera cari tempat yang lebih aman. Lalu komunikasikan kepada pihak klub atau restoran tentang efek minuman Anda.
Penting pula untuk mengabarkan teman dekat atau keluarga agar segera menghampiri Anda. Jangan lupa untuk memberi tahu staf keamanan, menghubungi tenaga medis dan polisi.
Sebaiknya jangan pernah menerima minuman apapun dari orang asing dan jangan pernah meninggalkan minuman Anda tanpa pengawasan orang terdekat yang dipercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi