Suara.com - Weekend atau akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai di rumah. Apalagi bagi kaum rebahan yang umumnya lebih memilih menghabiskan waktu seharian di rumah.
Mungkin beberapa orang juga merasa malas untuk sekedar mandi. Hingga akhirnya baru sadar jika belum mandi dalam dua hari.
Pada dasarnya, tidak ada risiko kesehatan yang akan menghantui Anda apabila tidak mandi pagi, kata Edison de Mello, MD, Ph. D, Kepala Men's Clinic.
"Tentu jika Anda berkeringat, Anda bisa mengeluarkan bau badan. Meski begitu, mandi setiap hari tidak benar-benar diperlukan," tambahnya dilansir Bustle.
Meski tidak ada risiko kesehatan serius saat tidak mandi selama dua hari, ada beberapa efek yang perlu diperhatikan. Terutama jika Anda cenderung memiliki reaksi kulit tertentu.
Berikut hal-hal yang terjadi jika Anda tidak mandi selama dua hari.
1. Tidak dapat menahan bakteri jahat
Tubuh memiliki bakteri baik dan jahat. Bakteri baik dapat dibantu melalui mandi. Jika bakteri baik ini berkembang, ia mampu menghilangkan bakteri jahat dari tubuh.
Jadi, ketika Anda tidak mandi, sama artinya dengan membiarkan tubuh lebih rentan terhadap bakteri jahat.
Baca Juga: Bukan Dudukan Toilet, 5 Benda Ini Dinilai Paling Kotor di Kamar Mandi
"Sehari-hari kita akan terpapar sejumlah bakteri. Dengan tidak mandi, bakteri akan tetap berada di kulit dan membuat Anda berisiko terkena berbagai jenis infeksi, termasuk infeksi kulit dan dada," ujar Aishah Muhammad, MD, seorang pakar kesehatan.
2. Mengalami flu
Ketika bakteri jahat tertinggal di tubuh, mereka dapat masuk ke hidung, mulut, dan mata, yang dapat menyebabkan sakit.
Tapi hal ini dapat dicegah dengan mencuci tangan secara rutin.
"Dengan tidak mencuci (tangan), Anda lebih mungkin memiliki sejumlah bakteri berbeda di tanga dan wajah," tambah Aishah.
"Ini menempatkan diri Anda pada risiko terkena flu atau infeksi," lanjutnya.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'
-
Bau Badan Wassalam! 5 Siasat Wangi Paripurna Meski Panas-panasan di Jalan
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak