Suara.com - Seorang pasien serangan jantung widow maker usia 30 tahun memiliki 6 gumpalan darah dari arteri jantung. Serangan jantung widow maker merupakan salah satu jenis serangan yang paling mematikan.
Menurut AsiaWire dilansir oleh Fox News, pasien bernama Li Kai tersebut seorang perokok berat dan peminum. Li Kai mulai dilarikan ke rumah sakit dengan nyeri dada parah.
Setibanya di Rumah Sakit Jantung Asia Wuhan, dokter menemukan penyumbatan di arteri anterior descending (LAD) kiri, yang memasok darah ke jantung bagian depan. Menurut Klinik Cleveland, gumpalan darah yang terletak di LAD dapat terbukti sangat berbahaya karena aliran darah tidak lancar.
Dalam kasus Li Kai, ahli bedah mengeluarkan enam gumpalan dari arterinya untuk memulihkan aliran darah normal. Berdasarkan laporan, kondisi yang dialami oleh Li Kai tidak mengancam jiwa.
"Aku tidak akan pernah percaya bahwa seorang semuda aku bisa menderita serangan jantung," kata Kai.
Sulit untuk mengetahui seseorang menderita serangan jantung widow maker hanya dengan melihat kondisinya. Karena gejala serangan jantung widow maker ini tak jauh berbeda dengan serangan jantung biasa.
Anda bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung widow maker dengan menjalani gaya hidup aktif dan mempertahankan pola makan yang sehat untuk jantung.
Karena gejala serangan jantung widow maker ini hampir mirip dengan serangan jantung biasa. Segeralah mencari pertolongan medis jika mengalami gejala-gejala seperti yang dilansir dari Healthline, berikut ini:
- Sakit dada atau ketidaknyamanan di dada
- Rasa sakit yang menjalar ke lengan, kaki, punggung, leher atau rahang
- Sakit di daerah perut yang terasa seperti mulas
- Nyeri otot di dada atau leher
- Kesulitan bernapas
- Pusing dan berkeringat tanpa peringatan
Wanita lebih mungkin mengalami banyak gejala serangan jantung widow maker daripada pria, meski tanpa mengalami nyeri dada.
Baca Juga: 4 Tanda Nyeri Usus Ini Sebaiknya Tidak Diabaikan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS