Suara.com - Sebuah penelitian menemukan rutin berhubungan seksual bisa menurunkan risiko menopause dini pada perempuan.
Para peneliti telah mengamati bahwa wanita yang melakukan aktivitas seksual setiap minggunya lebih kecil kemungkinannya mengalami menopause dini, yakni sekitar 28 persen.
Sedangkan wanita yang berhubungan seks setidaknya sebulan sekali mengalami penurunan risiko menopause dini, yakni sekitar 19 persen.
Aktivitas seksual yang bisa menurunkan risiko menopause dini ini termasuk hubungan seks, seks oral, sentuhan seksual dan belaian atau stimulasi diri.
"Temuan ini menunjukkan jika wanita tidak melakukan hubungan seks dan tidak ada kemungkinan kehamilan, tubuh memilih untuk tidak berinvestasi dalam ovulasi karena tidak ada gunanya," kata Megan Arnot dari University College London, dikutip dari The Sun.
Menurut Megan Arnot, proses ini mungkin menyebabkan pertukaran biologis antara menginvestasikan energi ke dalam ovulasi dan tempat lain.
Para ilmuwan mengatakan temuan mereka juga mendukung hipotesis nenek, maksudnya wanita yang lebih tua berkontribusi pada kebugaran individu lebih muda dengan merawat cucu.
Penelitian dalam jurnal Royal Society Open Science pada 3.000 wanita dengan usia rata-rata mulai 45 tahun menemukan bahwa menopause adalah hal yang tidak bisa dihindari oleh wanita dan tidak ada intervensi perilaku yang bisa mencegah penghentian reproduksi.
"Hasil ini merupakan indikasi awal bahwa waktu menopause mungkin adaptif dalam menanggapi kemungkinan hamil," kata Prof Ruth Mace.
Baca Juga: 4 Tanda Nyeri Usus Ini Sebaiknya Tidak Diabaikan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi