Suara.com - Kita tahu bahwa pikiran memiliki koneksi dengan tubuh. Misalnya, ketika kita stres, tubuh akan mengalami gejalanya seperti sakit perut.
Tetapi penelitian berkembang dan hasilnya menunjukkan bahwa emosi dan pikiran negatif mungkin juga memiliki hubungan dengan masalah kesehatan serius lainnya, seperti penyakit jantung.
"Banyak emosi negatif seperti kemarahan, ketakutan dan frustasi menjadi masalah ketika emosi itu berubah menjadi sifat yang permanen," kata Emiliana Simon-Thomas, PhD, dari Greater Good Science Center di UC Berkeley.
Berdasarkan penelitian pada 2014 dari jurnal Stroke menunjukkan, orang-orang yang mendapat nilai tinggi dalam sikap tidak ramah, stres kronis dan gejala depresi memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke daripada koresponden yang ramah dan baik.
Dilansir Health, pikiran dan emosi memiliki efek luas pada tubuh seperti metabolisme, pelepasan hormon dan fungsi kekebalan tubuh.
Ada satu teori yang membuktikan hal ini, yaitu "ketika Anda stres atau tertekan, kadar kortisol meningkat, membuat sistem kekebalan tubuh kurang mampu mengendalikan peradangan. Seiring waktu, hal ini dapat menimbulkan penyakit."
Hal ini juga berlaku bagi orang yang sedang mengalami 'hari yang buruk', kata Simon-Thomas. Mereka cenderung lebih mungkin untuk melakukan kebiasaan yang kurang baik, seperti merokok, minum alkohol, menjadi kurang aktif secara fisik atau semua hal yang dapat memengaruhi kesehatan.
Atau mungkin, sambungnya, emosi negatif bukanlah penyebab, melainkan gejala awal dari adanya masalah kesehatan.
Simon-Thomas mengatakan ada solusi untuk mengatasinya, yaitu dengan mengubah pandangan atau cara berpikir Anda.
Baca Juga: Hindari 4 Emosi Negatif Ini, Agar Hidup Mudah Bahagia
"Kita tahu ada jalur saraf yang berubah setiap menit dan otak menghasilkan sel-sel baru selama Anda hidup. Dan neurogenesis ini tidak hanya terkait dengan pembentukan ingatan baru, tetapi juga dengan stabilitas suasana hati," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
Terkini
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia