Suara.com - Sejak akses Kota Wuhan, China ditutup, banyak orang yang mengabarkan bagaimana kondisi kota dengan populasi sekitar 11 juta penduduk tersebut melalui media sosial.
Beberapa di antaranya mengunggah foto dan yang lainnya video. Beberapa di antaranya video-video yang memperlihatkan orang tergeletak di jalanan dan di ruang tunggu rumah sakit.
Penduduk setempat memberi julukan untuk kondisi di kotanya ini sebagai "zombieland".
Ada salah satu video yang menunjukkan seorang lelaki tergeletak di tanah dan tidak responsif, ketika petugas medis, yang mengenakan jas serta masker pelindung, datang dan berusaha menolong lelaki tersebut.
Dilansir The Sun, lelaki tersebut saat itu sedang mengantre untuk mengurus dokumen, tetapi tiba-tiba ia pingsan dan jatuh ke tanah.
Ada pula foto yang menunjukkan seorang pria, yang dilaporkan tewas di tanah dengan darah segar mengalir dari kepalanya.
Satu situs berita lokal Wuhan melaporkan bahwa korban dalam foto tersebut diduga meninggal akibat virus corona Wuhan.
"Dinyatakan bahwa seseorang yang terinfeksi virus corona meninggal dalam genangan darah," tulis keterangan dalam foto yang diunggah di media sosial tersebut.
Tak hanya itu, ada video lain yang direkam oleh seorang wartawan, memperlihatkan bagaimana kondisi rumah sakit yang penuh sesak oleh pasien.
Baca Juga: Dihantui Virus Corona Wuhan, China Masih Kekurangan 40 Juta Masker
Video tersebut dibagikan oleh seorang perempuan yang mengaku bekerja sebagai perawat di rumah sakit di Wuhan.
Ia menulis bahwa staf medis dan pasien 'terjebak' bersama mayat yang sudah ditutupi kain putih.
Berita Terkait
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
Membongkar Operasi Informasi dari Gelombang Video Hoaks 'China Bantu Gaza'
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
-
Indonesia Ngebet Negosiasi Tarif Trump, China Diam-diam Malah Dapat Untung
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia