Suara.com - Seorang wanita mengalami luka dalam bagian pinggul akibat kecelakaan mobil parah yang mengubah hidupnya. Kondisi ini terjadi karena ia mengangkat kakinya ke dashboard saat kecelakaan.
Hasil x-ray yang dibagikan oleh Sersan Lan Price dari Wales menunjukkan bahwa salah satu pinggulnya hancur dan satunya terkilir hingga berada di bawah paha.
Gambar x-ray itu dibagikan oleh kepolisian lalu lintas untuk memeringatkan para pengendara dan penumpang di mobil agar duduk sesuai aturannya.
"Gambar ini adalah hasil rontgen seorang penumpang yang mengalami cedera mengerikan saat kecelakaan mobil. Kondisi ini terjadi karena penumpang meletakkan kakinya di dashboard saat kecelakaan," jelas Price dikutip dari The Sun.
Price juga meminta para pengguna jalan untuk menghentikan mobil jika penumpangnya duduk dengan tidak benar. Karena hal ini bisa berisiko berat.
Berdasarkan hasil x-ray, sendi atau tulang pinggul wanita itu keluar atau terlepas dari posisinya. Beberapa tulang juga terlihat retak.
Sebenarnya, posisi duduk dengan menempatkan kaki di dashboard merupakan pelanggaran lalu lintas di Inggris. Karena posisi ini bisa menghalangi kaca spion. Selain itu, posisi ini lebih berbahaya dan bisa mengubah hidup seseorang jika terjadi kecelakaan.
Pada kasus ini, seorang wanita tidak hanya mengalami patah tulang pinggul tetapi juga mematahkan tulang hidung, pergelangan kaki dan empat bagian tulang pahanya.
Kondisi wanita ini semakin parah karena airbag yang harusnya keluar untuk melindungi wajahnya, justru tertahan oleh kaki hingga mengenai wajahnya.
Baca Juga: Diduga Alami Gejala Virus Corona, Keluarga ini Tolak Anaknya Dikarantina!
Unggahan Price pun mendapat banyak respon dari warganet. Mereka yang kebiasaan meletakkan kakinya di dashboard menjadi berpikir ulang jika hendak melakukannya lagi.
Ada pula yang meyebutkan bahwa kondisi parah wanita itu disebabkan oleh kesalahan bodoh sesaat. Sehingga orang-orang mulai merasa ketakutan jika melakukan hal sama seperti wanita tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi