Suara.com - Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan makanan terbaik untuk bayi. Namun, aktivitas menyusui tak jarang membuat sang ibu kelelahan. Bahkan karena menaruh perhatian ekstra pada sang buah hati, ibu menyusui kadang lupa dengan kesehatannya sendiri.
Oleh sebab itu, ibu menyusui juga perlu memerhatikan kondisinya. Dilansir dari The Guardian, berikut 5 tips agar tetap bugar selama menyusui.
1. Makan dengan benar
Pola makan yang baik sangat penting saat menyusui. "Anda mengisi bahan bakar diri Anda sendiri untuk memberi makan bayi," kata Jane Moffett, seorang penasihat menyusui dengan National Childbirth Trust (NCT). "Makanlah makanan yang bervariasi dan seimbang," katanya.
"Dengan menyusui membakar sekitar 300 kalori sehari, ini bukan saatnya untuk memotong kalori."
2. Jaga kesehatan mental dan emosional
Saat menyusui, mungkin Anda merasa lelah, frustrasi, bingung atau tidak berdaya. Menurut penelitian oleh NCT pada tahun 2017, setengah dari ibu mengalami masalah kesehatan mental pada suatu waktu selama kehamilan atau dalam tahun pertama kelahiran anak mereka. Jika Anda merasa membutuhkan dukungan, bicarakan pada pasangan, tanyakan dokter umum dan bidan.
3. Istirahat cukup
Stres mungkin muncul karena harus menyesuaikan jadwal dengan bayi. Maka dari itu istirahat sangat diperlukan. Istirahat sendiri tak harus tidur, tapi bisa dengan menonton series maupun bersantai sambil mendengarkan musik. Apa pun yang membuat Anda rileks.
4. Waspada akan tampilan payudara
Luangkan waktu untuk mengecek kondisi payudara. Jika ada rasa nyeri dan kemerahan, itu bisa menjadi tanda awal masitis, yakni suatu kondisi menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan susu di payudara.
Jika ciri-ciri tersebut nampak, direkomendasikan untuk memijat area yang tersumbat dan mulai menyusui pada payudara yang tersumbat.
5. Menjaga punggung
Menyusui dapat menyebabkan sakit dan nyeri punggung, terutama jika Anda tidak memperhatikan postur tubuh Anda. Maka dari itu, pastikan untuk mencari posisi yang nyaman tapi tidak berisiko pada postur tubuh.
Baca Juga: Studi Mengungkap, Menyusui Dapat Melindungi Bayi dari Malaria
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata