Suara.com - Josh Henty-Smith, pesepakbola dari Australia (25) mendadak pingsan dan meninggal dunia saat melakukan pemanasan bersama timnya.
Kematian Josh pun membuat rekan setimnya terkejut dan berusaha membangunkannya sambil menunggu pertolongan medis datang.
Sayangnya, usaha mereka membangunkan dan menolong Josh sia-sia. Josh dinyatakan meninggal dunia ketika tenaga medis datang.
Menurut laporan yang dilansir oleh The Sun, Josh meninggal dunia karena memiliki penyakit jantung yang tidak terdiagnosis.
Hal ini tentu mengejutkan keluarga Josh. Selain keluarga, rekan satu tim sepakbolanya juga ikut terkejut mengetahui kondisi kesehatannya.
Joh Duffield, pelatih Adelaide Lutheran pun sempat mengungkapkan pemain sepakbola favoritnya. Meski ia tidak pernah memilikinya, tetapi ia mengakui kalau Josh salah satu pemain terbaik.
"Josh adalah pemain sepakbola handal, dia pernah memenangkan pertandingan dengan usahanya sendiri. Aku melihat perkembangannya sebagai pemain sepakbola dan itu suatu kehormatan bagiku," kata Joh Duffield.
Juru bicara tim sepakbola Adelaide juga mengungkapkan bahwa semua anggota tim merasa kehilangan sosok Josh. Kematian Josh membuat mereka semua turut bersedih.
Di samping itu, kematian jantung mendadak pada atlet usia kurang dari 35 tahun seperti Josh seringkali disebabkan oleh kelainan jantung genetik.
Baca Juga: Frank Plummer, Peneliti HIV Terkenal Meninggal karena Serangan Jantung
Biasanya, henti jatung terjadi selama melakukan aktivitas fisik seperti olahraga dan lebih berisiko menyerang pria daripada wanita.
Dalam kebanyakan kasus, kematian akibat henti jantung terjadi pada orang dewasa lebih tua, terutama mereka yang menderita penyakit arteri koroner.
Menurut British Medical Journal, satu dari 50 ribu kematian jantung mendadak selama setahun dialami oleh atlet muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI