Suara.com - WNI dari China Negatif Corona Covid-19, Pemerintah Tetap Waspada
Pemerintah telah selesai menjalankan masa observasi dan karantina ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang dijemput dari kota Wuhan, Provinisi Hubei, China. Setelah melakukan observasi selama 14 hari, diketahui seluruh WNI yang berjumlah 238 dalam kondisi baik dan negatif virus Corona Covid-19.
Meskipun sudah menjalani tugas mencegah adanya virus corona Covid-19 yang masuk, pemerintah masih waspada terhadap virus yang diduga berasal dari kelelawar tersebut.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa pemerintah masih berjaga-jaga terutama di pintu-pintu masuk ke tanah air. Sekitar 135 pintu masuk masih dijaga agar tidak virus Corona masuk ke Indonesia.
"Apa yang ke depan harus kita lakukan supaya kita tidak kehilangan kewaspadaan terutama pemerintah ini yaitu adalah kami tetap di pintu-pintu penjagaan terus menerus mewaspadai lalu lintas lalu lalang orang," kata Terawan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bina Graha, Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).
Semua pihak terkait bekerja sama dalam melakukan penjagaan tersebut. Terawan menyebut ada pihak imigrasi yang menjaga pintu masuk. Kemudian dibantu juga oleh pihak Kantor Kesehatan dan Pelabuhan (KKP) yang juga turut memantau di pintu-pintu masuk.
Terawan menuturkan bahwa doa masyarakat Indonesia turut mendukung tanah air terbebas dari penyebaran wabah virus novel corona. Apalagi menurutnya alat-alat pengecekan di laboratorium di Indonesia sudah sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Ya kita sambil berdoa bersama semoga tetap tidak ada yang masuk virus corona. Mudah-mudahan diridhoi lah supaya tak ada yang masuk," ujarnya.
"Saya yakin doa bangsa dan negara Indonesia pasti diridhoi dan peroleh barokah dari Tuhan Yang Maha Kuasa," pungkasnya.
Baca Juga: Update Virus Corona COVID-19: 71.334 Positif Terinfeksi, 11.008 Sembuh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut