Suara.com - Jahe salah satu rempah yang paling populer di dunia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, jahe juga sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
Menurut Ayuverda dan Homeopati dilansir oleh Times of India, jahe memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apalagi jika Anda mengolahnya sebagai minuman air jahe.
Karena, air jahe adalah cara terbaik untuk mnedapatkan manfaat kesehatannya. Caranya, Anda cukup merebus irisan jahe selama 15 menit lalu tambahkan perasan lemon setelah dingin.
Minumlah segelas air rebusan jahe dan perasan lemon ini setiap pagi dan malam sebelum makan. Berikut ini manfaat kesehatan setelah rutin minum air jahe.
1. Mengatur tekanan darah
Jahe adalah pengencer darah yang kuat. Jadi, minum air jahe adalah cara yang bagus untuk mengatur tingkat tekanan darah.
Air jahe bisa digunakan sebagai stimulan ringan untuk membantu mengurangi masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Penderita penyakit jantung disarankan untuk mengonsumsi jahe. Penelitian tahun 2004 pun menemukan jahe bisa menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida total.
Baca Juga: Ashraf Sinclair Sempat Latihan Crossfit, Olahraga yang Berisiko Cedera
Karena, tingkat LDL yang tinggi atau kolesterol jahat berkaitan dengan peningkatakan risiko penyakit jantung. Jadi, air jahe bisa membantu Anda mengendalikan kolesterol yang akhirnya bisa menurunkan risiko sakit jantung.
3. Mengatasi infeksi
Air jahe mengandung zat bioaktif yang disebut gingerol. Zat dalam jahe ini bisa membantu menurunkan risiko infeksi.
Karena, air jahe dapat mencegah pertumbuhan banyak bakteri di dalam tubuh. Air jahe juga sangat efektif melawan virus Respiratory syncytial atau RSV yang berhubungan dengan infeksi pernapasan.
4. Antioksidan
Jahe juga memiliki sifat antioksidan yang kuat. Karena itu, minum air jahe dapat membantu memerangi radikal bebas dalam tubuh dan mencegahnya merusak jaringan serta organ tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya