- Korset membantu menstabilkan rahim dan mempercepat pemulihan luka caesar.
- Momcozy Ergowrap dirancang ergonomis untuk menopang punggung dan mengembalikan bentuk perut.
- Pemakaian korset sejak awal pascapersalinan membuat ibu lebih nyaman dan cepat pulih.
Suara.com - Pemulihan pascapersalinan, terutama bagi ibu yang melahirkan melalui operasi sesar, merupakan fase yang membutuhkan perhatian lebih. Tidak hanya soal mengurus bayi, tetapi juga mengembalikan kondisi tubuh agar tetap stabil.
Berbagai ahli kini menekankan bahwa penggunaan korset pascapersalinan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan penting agar ibu dapat pulih lebih cepat dan nyaman.
Salah satu yang menegaskan hal ini adalah dr. Leonita Triwachyuni Agustina Sutrisna, SpOG, yang menjelaskan bahwa setelah melahirkan, rahim dan struktur otot perut belum sepenuhnya pulih sehingga membutuhkan support tambahan.
“Ibu tetap harus mengurus anak, menyusui, dan beraktivitas. Jadi kondisi rahim sebenarnya belum benar-benar pulih. Dengan adanya korset yang memiliki kompresi dan desain untuk mengangkat perut, rahim menjadi lebih stabil, tidak mudah bergoyang, dan berada pada posisinya,” jelasnya.
Korset Membantu Pemulihan Luka Sesar dan Mengurangi Nyeri Punggung
Bagi ibu yang menjalani operasi caesar, korset memiliki fungsi yang sangat vital. Selain menjaga stabilitas rahim, korset juga membantu mempercepat penyembuhan luka operasi.
dr. Leonita menegaskan bahwa korset harus dipakai dengan benar, menutup area luka secara tepat. Jadi ibu tak perlu takut jika pemakaian korset dapat memengaruhi luka operasi.
“Pada ibu sesar, korset dapat menutup area luka. Dengan menutup luka, korset membantu luka menjadi lebih rekat dan cepat menutup. Inilah fungsi utama dari korset,” ujarnya.
Selain membantu luka lebih cepat pulih, korset juga berperan besar dalam menjaga postur tubuh. Setelah melahirkan, banyak ibu mengalami nyeri punggung akibat perubahan posisi tubuh selama hamil dan kebiasaan menggendong atau menyusui.
Baca Juga: Luka Modric Takjub, AC Milan Punya Sejarah Sepadan Real Madrid
Dengan adanya teknologi seperti Ergoness Support Structure yang dikenalkan pada beberapa produk pendukung pascapersalinan, dukungan pada punggung menjadi lebih optimal.
“Selama hamil, tulang punggung sering mengalami keluhan. Dengan korset, ibu terdorong memperbaiki postur tubuh—dari sebelumnya cenderung membungkuk menjadi lebih tegak dan benar,” jelas dr. Leonita.
Desain yang ergonomis juga memastikan ibu tetap nyaman, termasuk bagi yang baru menjalani operasi caesar.
Korset bahkan dapat mulai digunakan sehari setelah melahirkan, terutama setelah efek bius hilang. Pemakaian yang tepat waktu membantu ibu bergerak lebih normal dan mengurangi nyeri ketika bangun atau berjalan.
“Bahkan disarankan untuk langsung dipakai agar ibu bisa bergerak lebih normal tanpa rasa sakit berlebihan, dan jangan terlalu ke atas, sebab letak rahim dan luka sesar adanya di bawah,” tambahnya.
Inovasi Momcozy Ergowrap: Dukungan Modern untuk Ibu Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa