Suara.com - Ingin Cepat Hamil? Konsumsi Makanan Berikut untuk Kuatkan Sperma
Apa yang kamu makan bisa berdampak pada kesehatan spermamu. Terutama jika kamu adalah pasangan suami-istri yang sedang dalam program hamil, kesehatan sperma berperan sangat penting dalam pembuahan sel telur.
Sebuah studi dari Iran mengungkapkan bahwa laki-laki yang tidak subur rata-rata asupan folat dan zinc-nya cukup rendah ketimbang laki-laki yang subur. Penulis studi tersebut menduga bahwa kedua antioksidan ini melindungi sperma dari kerusakan.
"Untuk menjaga spermamu tetap kuat konsumsilah dua sumber zinc dan folat tiap harinya," tutur penasehat nutrisi Men's Health, Alan Aragon, MS.
Apa saja sumber dari folat dan zinc, dan makanan apa saja yang dibutuhkan pria untuk menjaga spermanya tetap sehat dan kuat agar cepat hamil? Berikut dirangkum dari Men's Health:
1. Zinc
Zinc telah dibuktikan memiliki peran mengatur jumlah dan kualitas sperma. Pria yang tidak subur cenderung memiliki asupan zinc yang rendah. Kamu bisa menaikkan asupan makanmu dengan mengonsumsi tiram, daging merah dan unggas, kepiting, lobster, kacang-kacangan, dan produk susu.
2. Folat
Folat merupakan bagian dari vitamin B yang sangat terkait dengan kesehatan sperma. Folat yang rendah terkait dengan DNA sperma yang rusak, kepadatan sperma yang menurun, dan jumlah sperma yang rendah. Menaikkan asupan folat bisa dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam dan asparagus, buah-buahan terutama jeruk, kacang-kacangan, polong-polongan, dan gandum utuh.
Baca Juga: Hampir 10 Tahun Nikah, Rianti Cartwright Dikabarkan Hamil Anak Pertama
3. Vitamin B-12
Vitamin B-12 adalah nutrisi penting untuk kesehatan sperma secara menyeluruh. Riset membuktikan bahwa vitamin ini meningkatkan motilitas sperma, meningkatkan jumlah sperma, dan mengurangi kerusakan DNA sperma. Konsumsi ikan dan boga bahari, daging merah dan unggas, produk susu, telur, dan sereal yang difortifikasi untuk meningkatkan asupan vitamin B-12.
4. Vitamin C
Vitamin C adalah antioksidan yang berperan penting pada kesuburan pria. Meningkatkan asupan vitamin C telah dibuktikan dapat meningkatkan motilitas sperma, jumlah, dan morfologinya. Konsumsi makanan-makanan seperti buah-buahan sitrus dan jusnya, paprika, kiwi, stroberi, melon, brokoli, kentang, tomat dan sereal yang difortifikasi.
5. Vitamin E
Sama seperti antioksidan lainnya, vitamin E dapat membantu meningkatkan kualitas sperma dengan melindungi sperma dari kerusakan. Perbanyaklah konsumsi makanan sumber vitamin E seperti minyak nabati (minyak jagung, minyak biji matahari), kacang-kacangan, biji-bijian, brokoli, dan bayam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus