Suara.com - Hanya dengan satu minuman manis sehari di usia paruh baya, dapat membuat kolesterol melonjak dan menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Dilansir dari Express, sebuah penelitian terhadap hampir 6.000 orang Amerika di atas 40, yang dilacak selama sekitar 12 tahun, menemukan bahwa orang yang secara teratur minum minuman ringan bergula memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih tinggi.
Mereka 53 persen lebih mungkin untuk memiliki sejumlah besar lemak jahat yang disebut trigliserida yang terkumpul di pembuluh dan arteri.
Enam dari 10 telah meningkatkan kadar trigliserida lemak dalam darah, suatu kondisi yang dikenal sebagai dislipidemia.
Profesor Nicola McKeown, dari Tufts University di Massachusetts, Amerika Serikat, mengatakan hasilnya menunjukkan asupan minuman yang tinggi dengan tambahan gula, seperti soda, limun atau minuman buah dapat memengaruhi risiko dislipidemia seiring bertambahnya usia.
"Salah satu strategi untuk membantu menjaga kadar kolesterol dan trigliserida darah yang lebih sehat adalah dengan menghindari minuman dengan tambahan gula. Kita lebih baik memuaskan dahaga kita dengan air," jelasnya.
Studi tersebut, yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, juga mempelajari jus buah dan minuman diet, tetapi tidak menemukan hubungan yang konsisten dengan perubahan buruk pada kolesterol dan peningkatan risiko dislipidemia.
"Penelitian tentang konsumsi jangka panjang soda diet untuk kesehatan tidak dapat disimpulkan, jadi lebih bijaksana untuk mengatakan bahwa minuman soda diet seharusnya hanya menjadi kesenangan sesekali," ungkapnya.
Minuman bersoda telah dikaitkan dengan kondisi lain termasuk kanker, diabetes dan kerusakan hati.
Baca Juga: Klaim Lebih Sehat, Minuman Boba Ini Dibuat dari Bahan Rempah-rempah Lho!
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru