Suara.com - Saat sedang tak bersemangat, makanan terkadang menjadi salah satu pilihan untuk mengembalikan mood menjadi lebih baik, terutama makanan manis. Tapi, kandungan gula yang tinggi tentu bisa jadi masalah buat kesehatan.
Baru-baru ini, melansir dari Healthline, penelitian tentang hubungan antara nutrisi dan kesehatan mental telah muncul. Namun, penting untuk dicatat bahwa suasana hati dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti stres, lingkungan, kurang tidur, genetik, hingga kekurangan gizi.
Nah, buat kamu yang selama ini mengandalkan makanan sebagai mood booster, kamu bisa kok memilih makanan sehat yang tidak tinggi gula. Seperti 8 makanan di bawah ini yang dipercaya bisa meningkatkan semangat.
1. Ikan berlemak
Asam lemak omega-3 adalah sekelompok lemak esensial yang perlu dikonsumsi karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan dua jenis omega-3, yakni asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) - yang terkait dengan tingkat depresi yang lebih rendah.
Meskipun tidak ada dosis standar, kebanyakan ahli setuju bahwa kebanyakan orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 250-500 mg EPA dan DHA kombinasi per hari.
2. Dark chocolate
Gula dapat meningkatkan suasana hati karena merupakan sumber bahan bakar cepat untuk otak. Selain itu, ia dapat melepaskan kaskade senyawa perasaan-baik, seperti kafein, theobromin, dan N-acylethanolamine - suatu zat yang secara kimia mirip dengan cannabinoid yang telah dikaitkan dengan peningkatan suasana hati.
Namun, beberapa ahli memperdebatkan apakah cokelat mengandung cukup banyak senyawa ini untuk memicu respons secara psikologis.
Baca Juga: Wajib Tahu, 5 Makanan Sehat yang Aslinya Buruk untuk Tubuh
Karena cokelat susu mengandung bahan-bahan tambahan seperti gula dan lemak, sebaiknya memilih cokelat hitam. Karena lebih rendah gula. Cokelat hitam juga kaya akan senyawa yang dapat meningkatkan zat kimia rasa-enak di otak Anda.
3. Makanan fermentasi
Makanan fermentasi meliputi kimchi, yogurt, kefir, kombucha, dan asinan kubis, dapat meningkatkan kesehatan dan suasana hati usus. Proses fermentasi memungkinkan bakteri hidup berkembang dalam makanan yang kemudian dapat mengubah gula menjadi alkohol dan asam.
Penting untuk dicatat bahwa tidak semua makanan fermentasi merupakan sumber probiotik yang signifikan, seperti bir, beberapa roti, dan anggur.
Selain itu, mikrobioma usus berperan dalam kesehatan otak. Penelitian mulai menunjukkan hubungan antara bakteri usus sehat dan tingkat depresi yang lebih rendah.
Namun, masih banyak penelitian yang diperlukan untuk membuktikan bagaimana probiotik dapat mengatur suasana hati. Karena hingga 90 persen dari serotonin tubuh diproduksi di usus.
4. Pisang
Pisang dapat membantu mengatasi kerutan. Pisang kaya akan vitamin B6 yang membantu mensintesis neurotransmiter yang baik seperti dopamin dan serotonin.
Satu pisang besar seberat 136 gram hanya mengandung 16 gram gula dan 3,5 gram serat. Jika dikonsumsi, memungkinkan kadar gula darah akan stabil dan bisa mengontrol suasana hati yang lebih baik. Kadar gula darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan iritabilitas dan perubahan suasana hati.
Pisang termasuk sumber gula alami, vitamin B6, dan serat prebiotik yang bekerja sama untuk menjaga kadar gula darah dan suasana hati tetap stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif