Suara.com - Dokter UGD dari RSUD Dr. TC Hillers di Sikka, Nusa Tenggara Timur, dr. Emilia mengatakan pihaknya kewalahan menampung pasien deman berdarah dengue atau DBD yang terus berdatangan.
Ia mengatakan pada Senin (10/3) malam kurang lebih 20-an pasien positif DBD masuk ke RSUD Dr. TC Hillers hingga membuat tenaga medis di sana kewalahan dan terpaksa merawat dua pasien dalam satu tempat tidur.
"Kemarin korban meninggal di ruangan ICU setelah di rujuk dari RS Kewapante, " kata dr. Emilia seperti yang Suara.com kutip Antara.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur sendiri telah melaporkan bahwa hingga Selasa (10/3) malam, jumlah korban meninggal dunia akibat demam berdarah di sana bertambah menjadi 14 orang.
"Sampai siang ini jumlah korban DBD yang meninggal di Kabupaten Sikka bertambah menjadi 14 orang dari sebelumnya hanya 13 orang, " kata Pelaksana Tugas Kadis Kesehatan, Petrus Herlemus di Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (10/3/2020).
Ia mengatakan korban ke-14 merupakan seorang anak sekolah dasar yang berusia tujuh tahun, seorang pasien rujukan dari RS Kewapante, NTT.
Sementara sampai dengan saat ini jumlah kasus DBD di kabupaten Sikka juga sudah bertambah menjadi 1.195 kasus dari sebelumnya pada Minggu (8/3) mencapai 1.190 kasus dengan jumlah pasien yang dirawat mencapai 130 orang.
Pemerintah Kabupaten Sikka sendiri sudah mulai melakukan pengasapan sarang nyamuk (PSN) yang akan berlangsung selama 14 hari kedepan.
Sementara itu pemda setempat juga sudah empat kali meningkatkan status KLB DBD setelah semakin banyak korban yang berjatuhan.
Baca Juga: Mau Dimakamkan Satu Liang Lahad, Suami Istri Bunuh Diri di Malang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli