Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah -menyarankan orang lanjut usia dan orang-orang dengan kondisi medis kronis parah untuk tinggal di dalam rumah sebanyak mungkin, pada Kamis (5/3/2020) di situs resminya.
Berdasarkan data awal, orang lanjut usia dua kali lebih mungkin terkena penyakit serius saat terinfeksi virus corona baru Covid-19.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS sedang dalam proses menjangkau lansia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan yang serius.
Panduan ini datang ketika dua ahli penyakit menular AS telah menyarankan orang berusia lebih dari 60 tahun dan mereka yang memiliki masalah kesehatan untuk menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang.
William Schaffner, seorang profesor di Universitas Vanderbilt dan penasihat lama CDC, mengatakan kedua kelompok ini harus mempertimbangkan untuk menghindari kegiatan seperti bepergian dengan pesawat, pergi ke bioskop, dan berbelanja di tempat yang sangat ramai.
"Ini seharusnya menjadi perhatian utama bagi orang berusia di atas 60 tahun, dan mereka yang memiliki masalah kesehatan mendasar, seperti penyakit jantung atau paru-paru, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah," kata Schaffner, dilansir CNN.
"Satu-satunya hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk menghindari virus adalah mengurangi kontak langsung dengan orang," sambungnya.
Michael Osterholm, mantan ahli epidemiologi negara bagian untuk Minnesota, juga setuju dengan hal ini.
"Aku pikir jelas sudah saatnya untuk mengambil langkah-langkah ini," tuturnya.
Baca Juga: Naik Lagi Jadi 27 Pasien: 5 Wanita dan 3 Lelaki Indonesia Positif Corona
Menurut data dari China, jelas Schaffner dan Osterholm, orang lanjut usia dan orang yang memiliki masalah kesehatan berisiko menjadi sakit parah dan meninggal akibat Covid-19 yang baru.
Sedangkan orang yang lebih muda dan lebih sehat seringkali hanya mengalami gejala ringan hingga sedang, atau terkadang tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI