Suara.com - Kabar kurang baik datang dari penyanyi Intan RJ. Suaminya, Wahyu Indra Utama, dilaporkan sedang koma dan menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC Kuningan. Ia menderita infeksi paru-paru sejak Selasa (10/3/2020).
Intan RJ pun membenarkan bahwa kondisi suaminya sedang memburuk dan kesulitan napas. Sehingga suaminya harus dipasang ventilator untuk alat bantu napas.
"Sekitar pukul 19.43 WIB rumah sakit telepn dan mengabarkan kondisi suamiku Indra Utama menurun. Dipasang alat ventilator untuk bantu napas, karena sudah mulai susah napas," kata Intan RJ melalui pesan WhatsApp.
Infeksi paru-paru bisa disebabkan oleh virus, bakteri hingga jamur. Salah satu jenis infeksi paru-paru yang paling umum disebut pneumonia.
Dilansir dari Healthline, gejala infeksi paru-paru sangat bervariasi dari ringan hingga berat. Hal ini tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia, riwayat penyakit dan penyebabnya.
Pada beberapa orang, gejala infeksi paru-paru mungkin mirip dengan flu atau pilek, tapi cenderung tahan lama. Jika Anda memiliki infeksi paru-paru, berikut ini gejala yang paling umum terjadi.
1. Batuk berlendir
Batuk membantu membersihkan tubuh dari lendir yang akibat peradangan saluran udara dan paru-paru. Lendir ini juga mengandung darah.
Pada penderita bronkitis atau pneumonia, Anda mungkin mengalami batuk yang menghasilkan lendir kental berwarna, seperti putih, hijau atau abu-abu kekuningan. Batuk dapat bertahan beberapa minggu setelah gejala lainnya membaik.
Baca Juga: Pasien Corona di RSPI Sualianti Saroso Bertambah, 8 Positif dan 2 PDP
2. Nyeri dada
Nyeri dada akibat infeksi paru-paru sering terasa seperti ditusuk-tusuk. Nyeri dada juga cenderung memburuk saat batuk atau bernafas dalam. Terkadang rasa sakit yang tajam terasa di pertengahan sampai punggung atas Anda.
3. Demam
Suhu tubuh normal biasanya sekitar 37 derajat Celcius. Jika Anda memiliki infeksi bakteri paru-paru, Anda bisa mengalami demam hingga 40,5 derajat Celcius yang berbahaya.
Setiap demam tinggi di atas 38,9 derajat Celcius sering mengakibatkan banyak gejala lain, seperti berkeringat, panas dingin, nyeri otot, dehidrasi dan sakit kepala.
4. Sesak napas
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD