Suara.com - Berolahraga menjadi salah satu cara terbaik untuk menghilangkan stres dan juga menjaga kekebalan tubuh di tengah mewabahnya virus corona Covid-19 sekarang ini.
Khawatir akan penularannya yang masif, banyak tempat umum yang kemudian memutuskan tutup demi menghindari keramaian dan berkumpulnya orang-orang dalam satu tempat, salah satunya gym.
Dan bisa dibilang, gym memang menjadi salah satu tempat orang dengan mudah tertular bakteri, kuman, ataupun virus dari orang lain. Belum lagi, virus corona bisa ditularkan melalui menyentuh permukaan yang terkontaminasi droplet dari orang yang terjangkit virus tersebut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus corona bisa bertahan di permukaan benda selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Oleh karena itu, mereka menyarankan untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer.
Menurut Healthline, gym menjadi tempat yang tanpa henti disentuh orang-orang yang menggunakannya. Hanya dengan mengelapnya tidak cukup untuk mencegah virus corona dan lainnya untuk menyebar.
Simon Hansen, seorang atlet berpengalaman, pelatih, dan sport blogger dari Best Sport Lounge, mengatakan dia mulai mengurangi pergi ke gym sejak wabah Covid-19, walau ia tahu bahwa orang dengan sistem imun yang kuat tidak akan tertular.
"Saya rasa itu pencegahan yang penting untuk dilakukan karena kita tidak tahu apa bahaya yang tidak bisa dikompromikan dengan sistem imun. Bagaimanapun, ini bukan berarti saya menyingkirkan olahraga dari rutinitas harian saya," tuturnya.
Sebagai gantinya, dia berolahraga di rumah. Berolahraga di rumah juga memiliki manfaat yang sama besarnya, hanya saja pilihan olahraganya yang harus diganti apabila Anda sering ke gym.
Alexandra Ellis, pemilik AE Wellness dan pembawa acara The Body Nerd Show, menyebut ada banyak olahraga yang bisa dilakukan di rumah yang tak memerlukan peralatan gym.
Baca Juga: Wabah Corona, Menpora Izinkan Kompetisi Olahraga Profesional Tetap Berjalan
"Fokuslah pada gerakan dasar seperti plank, pushup, squats, leg lifts, atau bicycles dan burpees sebagai olahraga mudah yang bisa membangun kekuatan dan meningkatkan denyut jantung. Cara favoritku untuk berolahraga adalah melakukan 4 kali dari 5 latihan selama 45 detik, diikuti 15 detik istirahat," jelasnya.
Pilihlah olahraga yang menargetkan beberapa area tubuh dan Anda bisa mendapatkan olahraga seluruh tubuh hanya dengan kurang dari 20 menit, lanjut Alexandra.
Anda juga bisa mencari inspirasi olahraga lainnya dengan mencari tutorial di YouTube atau media lainnya. Anda juga bisa mencoba yoga atau meditasi supaya menjaga kesehatan mental Anda terutama yang sedang memutuskan untuk tidak keluar rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026