Suara.com - Seiring meningkatnya kasus positif corona Covid-19 di Indonesia yang mencapai 172 kasus, pemerintah semakin meningkatkan upaya pencarian dan pendeteksi kasus.
Dari semula 10 laboratorium periksaan spesimen, kini jumlahnya semakin diperbanyak. Di luar 10 laboratorium itu, ada tambahan Laboratorium Univeristas Airlangga (Unair) yang sudah bisa melakukan pemeriksaan. Beberapa laboratorium tambahan juga akan digandeng kerjasama.
"Laboratorium universitas penyakit menular Universitas Airlangga sudah melaksanakan fungsinya. Dan sudah mengiriman spesimen yang diperiksa dan ada hasilnya," ujar Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (18/3/2020).
Beberapa laboratorium lainnya ialah Lembaga Biologi Molekuler Ejikman dan Laboratorium Universitas Indonesia, dan dan Balai Besar Teknologi Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Kemenkes yang di Jakarta.
Maka, dengan begini, pemeriksaan akan lebih cepat dan hasil akan lebih akurat, sehingga Indonesia bisa memutus rantai penularan virus yang sudah memakan korban hampir 8000 jiwa itu.
"Kami berharap bahwa setidaknya minggu depan, pemeriksaan ini sudah bisa dilaksanakan di banyak tempat," sambungnya.
Berikut daftar lengkap laboratorium tes Covid-19, dilansir Antara, berdasarkan daerah masing-masing:
DKI Jakarta
- Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta dengan wilayah kerja, antara lain Maluku, Maluku Utara, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
- Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Jakarta dengan wilayah kerja DKI Jakarta.
- Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dengan wilayah kerja DKI Jakarta.
- Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dengan wilayah kerja, antara lain RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo dan RS Universitas Indonesia.
- Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta dengan wilayah kerja, antara lain Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Banten.
Surabaya
Baca Juga: Tak Hanya Korsel, Alodokter Juga Sajikan Tes Corona Gratis Secara Online
- Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dengan wilayah kerja RSUD Dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga.
- Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya dengan wilayah kerja, antara lain Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.
- Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya dengan wilayah kerja, antara lain Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Palembang
- Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang dengan wilayah kerja, antara lain Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung.
Makassar
- Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dengan wilayah kerja, antara lain Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Papua
- Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua dengan wilayah kerja, antara lain Papua dan Papua Barat.
Yogyakarta
- Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Daerah Istimewa Yogyakarta dengan wilayah kerja, antara lain DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem