Suara.com - Ibu hamil termasuk golongan yang paling terdampak wabah virus corona Covid-19. Mereka pasti memiliki kecemasan dan kekhawatiran jika melahirkan di tengah pandemi virus ini.
Ibu hamil tentumembutuhkan kontrol kehamilan berkala sebelum menjelang persalinan. Kondisi inilah yang membuat banyak pasangan rumah tangga kebingungan mengambil langkah tepat.
Namun, ibu hamil tidak perlu khawatir berat. Ahli kesehatan di New York dengan 25 ribu kasus corona Covid-19 pun telah menyampaikan trik mengatasi kecemasan persalinan di tengah pandemi virus corona Covid-19.
Kecia Gaither, direktur layanan perinatal di NYC Health + Hospitals/LINCOLN menyarankan ibu hamil perlu mendiskusikan keperluan dan situasinya kepada dokter kandungan sebelum tiba di rumah sakit.
Harapannya, ibu hamil sudah tahu hal apa yang diperlukan ketika tiba di rumah sakit. Selain itu, ia juga tahu langkah-langkah yang perlu diambil untuk melindungi diri ketika berada di rumah sakit.
Bila ibu hamil mengalami gejala virus corona Covid-19, maka perlu membicarakan kondisinya lebih dulu. Jadi, dokter dan tim medis rumah sakit akan mempersiapkan ruang isolasi khusus untuk ibu hamil.
"Jika Anda positif virus corona Covid-19, Anda harus ditempatkan di ruang isolasi. Ketika bayi lahir, ia juga akan diisolasi untuk diuji positif atau negatif virus corona Covid-19," kata Gaither dikutip dari Fox News.
Gaither mengatakan biasanya dokter kandungan atau dokter anak akan membimbing langkah-langkah yang perlu diambil sembari menunggu situasi klinisnya.
Di samping itu, Gaither juga menyarankan semua ibu hamil agar lebih fleksibel dalam melakukan persalinan. Ibu hamil yang melahirkan di rumah sakit disarankan untuk tidak menerima tamu satu pun sampai bayinya diperbolehkan pulang.
Baca Juga: Cegah Virus Corona Covid-19, Perlukah Cuci Pakaian dan Mandi Setelah Pergi?
Langkah itu disebut bisa mengurangi angka penyebaran virus corona Covid-19 semakin meluas. Sedangkan, kini teknologi sudah canggih untuk saling berhubungan.
"Kita bisa menjangkau keluarga dan teman melalui media sosial dan obrolan video," ujarnya
Gaither juga menyarankan wanita yang mengalami tanda-tanda depresi harus menghubungi penyedia layanan kesehatan dan meminta bantuan kesehatan tambahan.
Selain itu, semua ibu hamil juga perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya dengan menghindari jalanan dan orang sakit. Gaither juga menyarankan ibu hamil melakukan tes kadar vitamin D dalam tubuh.
"Vitamin D sangat penting bagi orang yang sedang mengisolasi diri di dalam rumah selama wabah virus corona Covid-19. Karena, kondisi ini berpotensi membuat seseorang tidak mendapatkan sinar matahari."
"Sebuah penelitian juga menunjukkan risiko kelahiran prematur berkurang sebanyak 60 persen ketika wanita hamil memiliki kadar vitamin D dalan darah sebanyak 40 mg/ml atau lebih tinggi," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung