2. Facial
Saat tempat facial dan spa sedang ditutup, maka alternatif lainnya adalah melakukan facial di rumah.
"Saya akan mendorong orang untuk melakukan facial di rumah setidaknya sekali seminggu. Ini akan membantu untuk mengangkat kotoran dari pori-pori, meningkatkan sirkulasi dan menghilangkan kelebihan sel kulit mati," kata Elina Fedotova, seorang selebriti aestetic Michigan.
Fedotova memberikan tips facial mudah yang bisa dilakukan di rumah, antara lain:
- Bersihkan Wajah
Bersihkan wajah dengan milk cleanser atau micellar water kemudian bersihkan kembali dengan facial wash.
- Steam
Untuk membantu membuka pori-pori, lakukan steam dengan semangkuk air panas dicampur sedirkit minyak esensial.
- Eksfoliasi
Lakukan scrub untuk membersihkan kotoran yang terjebak di pori-pori. Jika tidak memiliki scrub khusus, Anda bisa menggunakan kopi atau oatmeal.
- Masker
Setelah mencuci scrub, oleskan masker untuk mengangkat kulit mati.
Baca Juga: Pangeran William Ingin Jadi Pilot Ambulans Udara saat Pandemi Corona
- Pijat wajah
Cuci masker dan pijat secara perlahan untuk melancarkan peredaran darah.
- Langkah Akhir
Ginakan toner, serum, kemudian pemebab. Jangan lupa untuk melembapkan bibir dan bawah mata.
Lakukan ritual facial minimal satu minggu sekali.
3. Jangan Heran Saat Jerawat Muncul
Jerawat muncul bisa muncul saat stres, apalagi di bawah rasa tertekan saat pandemi corona Covid-19.
"Stres menghasilkan reaksi kimia dalam tubuh yang dapat mendatangkan malapetaka pada kulit, menyebabkan sensitivitas, reaktivitas, dan peradangan. Selama masa-masa stres, kortisol dilepaskan, yang dapat menyebabkan kulit menciptakan lebih banyak minyak dan keringat, lalu merangsang jerawat," kata Marino.
Sulit untuk menghindari stres selama masa-masa yang tidak pasti ini, tetapi ada beberapa cara yang dapat Anda hindari untuk membuat jerawat menjadi lebih buruk.
"Prioritasnya adalah untuk mengabaikan jerawat dengan tidak menyentuh jerawat untuk menyebarkannya atau membuat bekas jerawat," kata ahli aestetic Brigitte Beasse.
"Tidurlah dengan cukup, minum banyak air, minum probiotik, jaga pola makan yang stabil dan sehat, dan tingkatkan asupan sayuran hijau," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink