Suara.com - Ahli kesehatan telah menyarankan jarak fisik atau physical distancing untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Lalu, banyak orang lantas khawatir bernapas di dekat orang yang terinfeksi bisa tertular virus corona Covid-19.
Beberapa penelitian sebelumnya memang menduga virus corona Covid-19 bisa mengontaminasi udara melalui bioaerosol ketika orang yang terinfeksi bernapas. Tapi, belum diketahui cara itu bisa menularkan virus corona atau tidak.
"Penelitian tentang virus corona Covid-19 bisa mengontaminasi udara masih sangat terbatas. Tapi beberapa penelitian itu mendukung adanya kemungkinan bahwa partikel virus bisa menyebar melalui bioaerosol yang dihasilkan oleh pernapasan pasien corona Covid-19," kata Komite Tetap Akademi Nasional untuk Penyakit Menular dikutip dari Fox News.
Namun, para ahli mengatakan bahwa penelitian tentang virus corona Covid-19 bisa menular melalui udara masih perlu penelitian lebih lanjut. Karena, masih terlalu dini untuk mengatakan virus bisa menyebar antar manusia lewat udara meskipun telah menerapkan physical distancing.
"Semua orang pasti menghasilkan bioaerosol melalui pernapasan normal. Kondisi ini yang mungkin memengaruhi pada efisiensi penularan virus corona Covid-19 oleh individu yang tidak menunjukkan gejala infeksi," lanjutnya.
Linda Anegawa, seorang internis dalam platform kesehatan virtual PlushCare mengatakan bahwa penelitian asal China, Italia dan Iran menunjukkan bahwa ada beberapa alasan yang membuat virus corona Covid-19 bertahan hidup dalam mikrodroplet di udara.
Namun, Linda juga mengatakan bahwa penularan virus melalui metode ini sangat tergantung pada durasi paparan dari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19.
Saat ini penularan virus corona Covid-19 melalui udara masih menjadi perdebatan. Karena itu, semua orang disarankan melindungi dirinya dengan mencuci tangan dan melakukan jarak sosial sebagai langkah pencegahan.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menegaskan bahwa virus corona Covid-19 ditularkan melalui droplet atau tetesan (pernapasan) ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
Baca Juga: Jaga Kebersihan, Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Sepatu 5 Hari
Tetesan ini terlalu berat untuk bertahan di udara. Sehingga tetesan ini akan secara cepat jatuh ke tanah atau permukaan di sekitarnya.
Karena itu, masih kecil kemungkinannya seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 hanya karena bernapas di dekat orang yang terinfeksi.
Meski begitu, ahli kesehatan telah menyarankan semua orang untuk melakukan physical distancing dan menggunakan masker kain untuk mencegah penularan lewat tetesan pernapasan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya