Suara.com - Mulai Ajarkan Tanggung Jawab Pada Anak, Ini Tips dari Psikolog
Terus menerus di rumah membuat kebanyakan orang tua bingung memberikan kegiatan untuk anaknya agar tidak bosan di rumah. Tapi, tahu nggak sih? Kalau mengajarkan tanggung jawab kepada anak bisa jadi salah satu solusi.
Psikolog RS Pondok Indah Bintaro Jaya Jane Cindy Linardi, M. Psi, Psi, CGA mengatakan mengajarkan tanggung jawab jadi tugas orang tua, agar anak bisa mengetahui mana yang baik dan yang benar.
"Sama halnya, ketika si kecil sudah dapat bertanggung jawab, artinya ia sudah dapat membedakan mana tindakan yang baik dan kurang baik. Nantinya, ia dapat menentukan keputusannya sendiri dengan lebih bijak," ujar Jane Cindy Linardi melalui rilisnya yang diterima suara.com, Sabtu (4/4/2020).
Ia mengatakan mengajarkan tanggung jawab banyak bentuknya dan tidak harus sesuatu yang berat. Tetapi bertanggungjawab terhadap diri sendiri, seperti membereskan bekas mainan yang berserakan usai ia bermain, dan lain sebagainya.
Berikut 3 manfaat mengajarkan tanggung jawab bagi tumbuh kembang anak :
1. Melatih daya juang anak
Karena anak tidak terbiasa dibantu orangtua, sehingga ia memiliki motivasi internal untuk berusaha menyelesaikan segala sesuatu sendiri.
2. Menumbuhkan kemampuan problem solving
Baca Juga: Isolasi Meningkatkan Angka Perceraian di China, Psikolog Ungkap Alasannya
Misalnya minuman tumpah, maka penyelesaiannya adalah dengan membersihkan atau mengelap. Contoh lain misalnya, ketika ia menghilangkan mainan milik temannya, maka penyelesaiannya adalah mengganti mainan tersebut.
3. Menumbuhkan efikasi diri (self-efficacy)
Efikasi diri adalah kepercayaan anak akan kapabilitas dirinya untuk melakukan sesuatu, yang akhirnya akan mengarah pada tumbuhnya rasa kepercayaan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak