Health / Parenting
Sabtu, 04 April 2020 | 10:16 WIB
Ilustrasi anak dan orang tua. (Ilustrasi/Shutterstock)

Suara.com - Mulai Ajarkan Tanggung Jawab Pada Anak, Ini Tips dari Psikolog

Terus menerus di rumah membuat kebanyakan orang tua bingung memberikan kegiatan untuk anaknya agar tidak bosan di rumah. Tapi, tahu nggak sih? Kalau mengajarkan tanggung jawab kepada anak bisa jadi salah satu solusi.

Psikolog RS Pondok Indah Bintaro Jaya Jane Cindy Linardi, M. Psi, Psi, CGA mengatakan mengajarkan tanggung jawab jadi tugas orang tua, agar anak bisa mengetahui mana yang baik dan yang benar.

"Sama halnya, ketika si kecil sudah dapat bertanggung jawab, artinya ia sudah dapat membedakan mana tindakan yang baik dan kurang baik. Nantinya, ia dapat menentukan keputusannya sendiri dengan lebih bijak," ujar Jane Cindy Linardi melalui rilisnya yang diterima suara.com, Sabtu (4/4/2020).

Ia mengatakan mengajarkan tanggung jawab banyak bentuknya dan tidak harus sesuatu yang berat. Tetapi bertanggungjawab terhadap diri sendiri, seperti membereskan bekas mainan yang berserakan usai ia bermain, dan lain sebagainya.

Berikut 3 manfaat mengajarkan tanggung jawab bagi tumbuh kembang anak :

1. Melatih daya juang anak

Karena anak tidak terbiasa dibantu orangtua, sehingga ia memiliki motivasi internal untuk berusaha menyelesaikan segala sesuatu sendiri.

2. Menumbuhkan kemampuan problem solving

Baca Juga: Isolasi Meningkatkan Angka Perceraian di China, Psikolog Ungkap Alasannya

Misalnya minuman tumpah, maka penyelesaiannya adalah dengan membersihkan atau mengelap. Contoh lain misalnya, ketika ia menghilangkan mainan milik temannya, maka penyelesaiannya adalah mengganti mainan tersebut.

3. Menumbuhkan efikasi diri (self-efficacy)

Efikasi diri adalah kepercayaan anak akan kapabilitas dirinya untuk melakukan sesuatu, yang akhirnya akan mengarah pada tumbuhnya rasa kepercayaan diri.

Load More