"Kami klarifikasi bahwa beliau meninggal bukan karena sakit (menderita) Covid-19, namun beliau sakit DM sudah sejak lama, beliau sudah tidak praktik dokter sudah sejak lama dan beliau juga bukan dokter di rumah sakit (sudah kami konfirmasi ke pihak keluarga), beliau adalah staf pengajar FKM Undip yang sudah purna kurang lebih 4 tahun yang lalu (sejak tahun 2016)," terang Dekan FKM Undip Dr. Budiyono, S.KM, MKes dalam surel yang diterima Suara.com, Senin (6/4/2020).
Berikut daftar nama dokter yang sempat beredar dan disebut meninggal karena Covid-19, namun beberapa di antaranya sudah dikonfirmasi ternyata meninggal bukan karena Corona Covid-19:
1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)
3. drg. Amutavia Pancasari Artsianti Putri, Sp. Ort (RSUD Jati Sampurna, Bekasi)
4. drg. Yuniarto Budi Santosa, M.Kes (Dinkes Kota Bogor)
5. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
6. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
7. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta)
8. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
9. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
10. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan)
11. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU)
12. Dr. Heru S. (Undip 1974)
13. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan)
14. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
15. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS. Gugur di RSAL Mintohardjo.
16. Dr. Maas Musa Sp.A (Serpong) (telah terkonfirmasi, sakit serangan jantung, bukan meninggal karena Covid-19)
17. Drg. Roselani Odang Sp.Pros
18. Dr. Anneke Suparwati, MPH (Dosen FKM UNDIP) (telah terkonfirmasi, sakit DM, bukan meninggal karena Covid-19)
19. Dr Eddy Supriyadi SpPA (telah terkonfirmasi, sakit kanker lympoma, bukan meninggal karena Covid-19)
20. DI RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo atas nama dr. Bernadetta Tuanakotta Sp. THT- KL
21. DR.Dr. Lukman Bubakar SpOT (RsP)
22. Dr Ketty, IDI Tangsel
23. Drg Gunawan Oentaryo, PDGI Banjarmasin
24. Dr. Adi Santoso, Leuwiliang Jabar (telah terkonfirmasi , sakit stroke, bukan meninggal karena Covid-19)
25. dr. Bernadette Albertine Francisca T, Sp. THT-KL IDI Cabang Makassar.
Dikonfirmasi lebih lanjut, IDI membenarkan banyak tenaga kesehatan yang meninggal dunia karena infeksi virus corona Covid-19. Hanya saja, daftar yang tersebar pada Sabtu (5/4/2020) ada yang keliru.
Berikut nama-nama dokter telah direvisi dan terkonfirmasi IDI dan PDGI meninggal dunia terkait virus Corona Covid-19:
1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)
9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)
11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)
16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)
19. drg. Umi Susana Widjaja, Sp. PM
20. drg. Yuniarto Budi Santosa, MKM
21. drg. Amutavia, P. Artsianti, Sp.Ort
22. drg. Gunawan Oentaryo, M.Kes
23. drg. Roselani Widjati Odang, Sp. Prost
24. drg. Anna Herlina Ratnasari
Di Indonesia, hingga kini sudah ada 2.092 kasus konfirmasi positif Covid-19. 191 orang di antaranya kembali berpulang atau meninggal dunia, dan sebanyak 150 orang sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.
Catatan Redaksi:
(Update Minggu, 5 April 2020, pukul 20.55 WIB): Artikel ini sebelumnya berjudul 'Kabar Duka, IDI Sebut 25 Dokter Meninggal Akibat Virus Corona Covid-19'. Artikel mengalami proses revisi karena beberapa keluarga dari nama dokter yang masuk dalam daftar tersebut telah mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia bukan karena Covid-19. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih.
Baca Juga: Dari China, Begini Awal Penyebaran Virus Corona ke Seluruh Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini