Suara.com - Lelaki Wajib Waspada! Doyan Belanja Ternyata Bikin Rentan Impotensi
Kebiasaan belanja, termasuk shopping ke mal dan belanja online, sekarang pun digemari lelaki. Namun, kebiasaan ini rupanya bisa menyebabkan efek samping buruk, yakni impotensi. Benarkah?
Dilansir laman Kliniklelaki.com, belanja memang bisa menimbulkan perasaan senang. Namun rupanya saat belanja, lelaki bisa terpapar senyawa kimiawi yang ada di kertas bon, bungkus makanan, hingga bungkus minuman.
Bahan kimia yang disebut BPA ini dikatakan sangat beracun bagi tubuh. Paparan dalam jumlah besar diketahui bisa merusak otak, saraf, dan meningkatkan risiko penyakit seperti jantung dan kanker.
Terkait impotensi, seorang ahli urologi menyebut paparan BPA bisa masuk ke tubuh lewat kertas bon. Kertas bon yang diberikan oleh kasir diduga mengandung bahan kimia BPA yang berbahaya, karena dapat menekan hormon seksual.
BPA juga terdapat pada banyak alat-alat yang terbuat dari Polikarbonat yaitu plastik. Beberapa barang seperti botol plastik dan kaleng yang mengandung BPA diduga dapat memicu kanker payudara, jantung, obesitas, gangguan metabolisme.
Hanya saja, klaim ini masih diperdebatkan oleh para ahli, mengingat belum ada penelitian khusus terkait kadar BPA dalam kertas bon maupun kantong belanja yang bisa dipegang lelaki.
Secara medis, penyebab impotensi sendiri terdiri dibagi menjadi 5. Berikut penjelasannya:
1. Organik
Baca Juga: Hati-hati, Kecanduan Nonton Video Porno Bisa Sebabkan Impotensi
Ini adalah penyebab terbanyak pada impoten di usia lanjut (diatas 40 tahun). Organik artinya ada penyakit yang mendasari dari masalah gangguan ereksi atau impoten yang dialaminya. Seperti gangguan pada pembuluh darah dan jantung, serta penyakit kencing manis atau yang lebih dikenal juga sebagai Diabetes Melitus.
2. Hormonal
Gangguan hormon pada pria, misal terjadi penurunan hormon seks pria Androgen oleh berbagai sebab, misalnya akibat penuaan.
Selain itu beberapa kondisi yang sifatnya diturunkan melalui genetik bisa juga menjadi dasar gangguan hormon seks pria.
3. Persarafan
Akibat trauma atau benturan pada tulang belakang bagian pinggang ke bawah yang mengatur proses pada sistem reproduksi pria.
4. Efek samping obat
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital