Suara.com - Pandemi Covid-19, Ini Panduan Jaga Kesehatan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
Virus Corona Covid-19 menginfeksi tanpa pandang bulu. Siapa pun rentan terpapar virus corona, termasuk ibu hamil, ibu baru selesai melahirkan, maupun ibu menyusui.
Oleh sebab itu, pencegahan sangat dianjurkan untuk meminimalisir terjadinya paparan virus. Menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan membersihkan permukaan benda menggunakan disinfektan menjadi anjuran paling umum yang harus dilakukan siapa pun.
Namun ibu hamil, bersalin, juga menyusui perlu melakukan pencegahan lebih ekstra. Sebab pencegahan bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga anaknya.
Pemrov DKI Jakarta telah membuat pedoman pencegahan Covid-19 untuk ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, juga bayi yang baru dilahirkan. Pedoman di bawah ini telah disesuaikan dengan anjuran yang diberlakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait dengan pemberlakukan Pembatasan Sosial Skala Besar.
Ibu Hamil
- Buat janji pemeriksaan pertama agar tidak menunggu lama.
- Selama perjalanan menuju fasyankes, lakukan pencegahan umum penularan.
- Isi stiker P4K melalui media komunikasi.
- Pelajari dan terapkan panduan di buku KIA.
- Periksa diri dan segera ke fasyankes jika ada risiko/ tanda bahaya (baca buku KIA).
- Pastikan gerak janin diawali usia kehamilan 20 minggu dan setelah 28 minggu.
- Tunda kelas ibu hamil.
Ibu Bersalin
- Rujukan persalinan terencana unuk ibu hamil berisiko.
- Segera ke faskes jika ada tanda akan bersalin.
- Jaga jarak minimal 1 meter jika tidak perlu tindakan.
- KB pasca salin sesuai prosedur.
Ibu Nifas dan Bayi Baru Lahir
- Perawatan bayi baru lahir termasuk imunisasi tetap diber sesuai rekomendasi PP IDAI.
- Pemeriksaan pasca salin dilakukan dengan kunjungan rumah sesuai prosedur.
- Segera ke fasyankes bila ada tanda bahaya pada ibu nifas dan bayi baru lahir (baca buku KIA).
Ibu Menyusui
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Begini Cara Cek Kesehatan Ibu Hamil di Rumah
- Konseling risiko menyusui.
- Cuci tangan sebelum menyentuh bayi, payudara, pompa ASI/ botol.
- Gunakan masker saat menyusui.
- Bersihkan pompa ASI tiap dipakai.
- Sebaiknya ibu memerah ASI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi