Suara.com - Bulan Ramadan atau bulan yang mewajibkan umat Islam untuk berpuasa, akan tiba kurang dari 2 pekan lagi. Lalu bagaimana dengan ibu hamil, bolehkah tetap berpuasa menurut kacamata dokter?
Dokter Spesialis Kandungan dr. Boy Abidin, Sp.OG(K), mengatakan untuk lebih dulu melihat kondisi si ibu hamil, apakah kondisinya memungkinkan saat berpuasa atau tidak.
"Jadi catatan untuk yang akan berpuasa sepengatahuan saya adalah wajib untuk yang mampu, kalau tidak mampu ya nggak usah," ujar dr. Boy dalam acara Live Instagram @ayahbunda_, Senin (3/4/2020).
Saat kondisi si ibu baik dan diperkirakan tidak masalah menjalani puasa, maka boleh tetap berpuasa. Tapi tentunya dengan perilaku yang tidak boleh asal dan cukup ketat, khususnya terkait gizi, pola makan, dan aktivitas fisik.
"Kalau mau puasa silahkan saja, asal gizi dan pola makan harus betul, siang hari kurangi aktivitas melelahkan, kurangi panas-panasan yang mengurangi cairan tubuh. Jika pusing atau lemas bisa segera berbuka untuk menyelamatkan ibunya," papar dr. Boy.
Sebagai catatan, ia menyarankan para ibu hamil sebelum memutuskan berpuasa pastikan berkonsultasi lebih dulu kepada dokter kandungan yang biasa menanganinya, untuk lebih tahu tentang kondisi kehamilannya.
"Periksa dulu, dilihat aja ibunya secara fisik dan mental siap nggak, kalau siap silahkan (puasa)," paparnya.
Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana jika tidak ada keluhan darurat seperti mual muntah, sakit kepala, berat badan tidak bertambah, kontraksi hebat, hingga pecah ketuban, cara termudah adalah cukup dengan melihat kondisi si ibu, dan tidak perlu pergi ke rumah sakit untuk konsultasi.
Jika stabil, berat badan bertambah, suhu normal dan tidak ada keluhan berarti, maka silahkan melakukan puasa, tanpa harus konsultasi ke dokter.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Apakah Ibu Hamil Tetap Perlu ke Dokter?
"Cek dulu ke dokter sebisa mungkin, (tapi) kalau dalam fase pandemi ini, lihat saja kondisi ibunya seperti apa," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh