Suara.com - Para ilmuwan di Inggris telah menguji vaksin virus corona Covid-19 yang pontesial. Rencananya mereka akan melakukan uji coba kepada manusia untuk pertama kalinya pada minggu depan.
Relawan Inggris akan mendapat dosis pertama vaksin virus corona Covid-19 dalam beberapa hari lagi. Bila berhasil, sebanyak satu juta vaksin virus corona Covid-19 ini akan tersedia pada bulan September 2020.
Para ahli di Universitas Oxford Berharap agar vaksin virus corona Covid-19 ini siap dilakukan uji klinis segera.
Sarah Gilbert, seorang profesor bidang vaksinasi yang memimpi tim ilmuwan ini, mengatakan bahwa vaksin virus corona Covid-19 yang potensial mungkin akan tersedia dan bisa digunakan oleh masyarakat umum mulai musim gugur.
"Secara pribadi, saya memiliki kepercayaan diri tinggi bahwa vaksin ini memiliki peluang kuat untuk mengatasi virus corona Covid-19," kata Sarah dikutip dari The Sun.
Profesor Andrew Pollard, kepala penyelidik mengatakan dosis pertama vaksin ini akan diberikan kepada sukarelawan tergantung pada kapan bagian terakhir pengujian vaksin ini dari pabrik selesai.
"Perkiraan dosis pertama vaksin ini akan diberikan ke relawan pada minggu depan atau lebih nanti kami akan konfirmasi lagi," ujarnya.
Seperti yang Anda ketahui, sekarang ini seluruh ilmuwan di seluruh dunia sedang berusaha mengembangkan vaksin untuk mengatasi virus corona Covid-19.
Sampai sekarang, belum ada satu pun vaksin atau obat yang telah disetujui WHO berpotensi menyembuhkan virus corona Covid-19.
Baca Juga: Dokter Temukan Ada Pasien Corona Covid-19 Alami Gejala Serangan Jantung
Karena itu pula, WHO sempat mengatakan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa pasien corona Covid-19 yang sudah sembuh akan lebih kebal dan tidak akan terinfeksi kedua kalinya.
Karena, para ahli masih terus memperlajari sifat penyebaran, gejala hingga cara kerja virus corona Covid-19 ketika menginfeksi tubuh orang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?