Suara.com - Dikaruniai momongan di masa pandemi, pasangan dari Uttar Pradesh, India menamai anak mereka dengan nama "Sanitiser". Anak tersebut lahir pada awal bulan April.
Melansir dari Business Insider, pasangan itu mengatakan bahwa mereka berharap nama bayi mereka akan berfungsi sebagai pengingat bagi orang-orang untuk menjaga kebersihan tangan dari virus corona.
Pasangan tersebut memanggil bayi mereka 'Sanitiser' sebagai cara untuk mendorong kebersihan tangan yang benar.
Ayah dari Sanitiser, Omveer Singh mengatakan bahwa nama unik yang diberikan pada anaknya adalah bagian dari kontribusi memerangi pandemi. Itu juga cara bagi mereka untuk mengenang momen dalam sejarah ini.
"Kami akan mengingat periode ini (lockdown), kapan pun kami mengucapkan namanya," kata Singh.
Sanitiser adalah salah satu dari sejumlah bayi yang namanya terinspirasi dari pandemi global virus corona. Pasangan dari Raipur, India, yang memiliki anak kembar pada bulan Maret juga menamai putra dan putri mereka dengan Corona dan Covid.
Itu adalah cara bagi orang tua untuk mengakui kesulitan yang mereka hadapi saat melahirkan selama krisis kesehatan masyarakat.
"Memang virus itu berbahaya dan mengancam jiwa tetapi wabahnya membuat orang fokus pada sanitasi, kebersihan, dan menanamkan kebiasaan baik lainnya," kata Preeti Verma, ibu dari si kembar, kepada Press Trust of India.
India memang menjadi salah satu negara di Asia dengan kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Per Kamis (23/4/2020), wabah corona di India telah mencapai 20.471 kasus dengan tingkat kematian 652 dan sembuh 3960.
Baca Juga: Cara Refund Tiket Kereta Api yang Terlanjur Dibeli untuk Mudik Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?