Suara.com - Setelah suaminya meninggal karena virus corona, Katie Coelho, warga Amerika Serikat menemukan beberapa pesan selamat tinggal di ponsel peninggalannya.
"Aku mencintai kalian dengan sepenuh hati dan kamu telah memberiku kehidupan terbaik."
Itulah awal dari ucapan selamat tinggal yang ditemukan Katie di ponsel suaminya, Jonathan Coelho.
Dilansir dari CNN, Jonathan Coelho (32) meninggal pada Rabu (22/4/2020) kemarin, setelah berjuang selama 28 hari di rumah sakit dan 20 hari dengan ventilator.
Pasangan tersebut memiliki dua orang anak yang masih balita. "Mereka (anak-anak) tidak tahu bahwa mereka kehilangan manusia terhebat dan mereka hanya akan tahu ayah mereka melalui gambar dan video," kata Katie.
Menurut Katie, Jonathan mulai membaik dan dokter telah mendiskusikan melepas ventilator pada Kamis atau Jumat lalu. Tetapi Rabu dini hari Katie mendapat telepon dari seorang perawat di rumah sakit Danbury, Connecticut yang memintanya untuk datang.
Saat dia sampai, Jonathan telah meninggal dunia karena serangan jantung yang disebabkan oleh komplikasi Covid-19.
"Mereka membawa saya ke kamarnya, dia berbaring di sana dan dia hanya tampak ketakutan, dia tidak terlihat damai dan aku terus berkata minta maaf," kata Katie.
Meskipun pasangan itu tidak mendapatkan perpisahan yang pantas, Jonathan meninggalkan sesuatu yang istimewa untuk Katie. Dia menyalakan telepon dan menemukan catatan dari Jonathan bersama dengan informasi asuransi jiwa.
Baca Juga: Aksi Bangunkan Sahur di Kuburan Tuai Kecaman, Sekelompok Pemuda Disidang RT
"Aku sangat beruntung itu membuatku sangat bangga menjadi suamimu dan ayah dari Braedyn dan Penny, Katie kamu adalah orang yang mengasuh yang paling cantik yang pernah aku temui. Kamu benar-benar, pastikan kamu menjalani hidup dengan kebahagiaan dan gairah yang sama yang membuatku jatuh cinta padamu. Melihat kamu menjadi ibu terbaik bagi anak-anak adalah hal terhebat yang pernah saya alami," tulis catatan Jonathan yang ditemukan Katie.
Kisah Katie Coelho awalnya dilaporkan oleh BuzzFeed. Mereka adalah pasangan yang bertemu di universitas dan telah menikah selama tujuh tahun. Pasangan tersebut juga memiliki dua anak, Braedyn yang masih berusia dua tahun dan Penelope 10 bulan.
"Dia selalu menjadi orang yang saya pilih, dia punya cara luar biasa untuk selalu membuatmu merasa aman," kata Katie pada CNN.
Pada 23 Maret lalu, Jonathan dites untuk virus corona setelah mengetahui bahwa ia telah melakukan kontak dengan seseorang yang dites positif selama seminggu sebelumnya. Katie mengatakan suaminya sehat tanpa kondisi yang sudah ada sebelumnya.
Menurut tanggal penyimpanan catatan di ponsel Jonathan, pria tersebut menulis catatan saat melakukan telepon dengan Katie, yakni sehari sebelum menjalani proses intubasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS