Gunakan Kamar Mandi Terpisah Jika Ada Anggota Keluarga Sakit
Jika anggota keluarga atau teman sekamar yang tinggal bersama Anda menunjukkan gejala Covid-19, penting untuk menempatkan mereka di kamar mandi khusus.
Tetapi jika tidak memiliki lebih dari satu kamar mandi, mintalah orang dengan gejala membersihkan permukaan yang telah mereka sentuh setelah mereka menggunakan kamar mandi.
Apabila mereka terlalu sakit untuk membersihkan kamar mandi, pilihan kedua adalah orang sehat membersihkan area tersebut. Kenakan masker dan sarung tangan untuk membersihkan kamar mandi. Kemudia cuci masker dan pakaian setelah membersihkan kamar mandi serta buanglah sarung tangan.
"Anda mungkin harus membantu orang itu menggunakan kamar mandi," kata Schaffner.
Jika Anda berada dalam jarak dekat dengan seseorang yang menunjukkan gejala Covid-19, Anda benar-benar harus melindungi diri dengan masker. Selain masker, Schaffner merekomendasikan untuk mengenakan sarung tangan dan pakaian berlapis.
"Awasi orang itu, lihat apa yang mereka sentuh dan bersihkan," katanya.
Sangat penting untuk mencuci handuk atau pakaian kotor mereka secara terpisah.
Untuk handuk, keset kamar mandi, gorden shower kain dan bahan lembut lainya. CDC merekomendasikan untuk mencuci kain sesuai dengan petunjuk pabrik kemudian keringkan barang-barang itu sepenuhnya.
Baca Juga: 5 Pekerjaan Keren Tapi Gaji Pas-Pasan
Gunakan Sabun
Sabun bisa menjadi proteksi Anda ketika membersihkan kamar mandi atau ketika menggunakannya.
"Banyak ilmuwan berpendapat itu (sabun) sebenarnya alternatif yang lebih baik daripada disinfektan," kata Kepala Koresponden Medis CNN Dr. Sanjay Gupta dalam sebuah video.
Pada tingkat mikroskopis, novel virus corona dikelilingi oleh lapisan lipid. Sabun bekerja pada virus dengan merobek lapisan lipid yang mengelilingi protein di dalamnya dan memecah virus.
"Prosesnya mirip dengan bagaimana sabun cuci piring mengering di atas wajan dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh air biasa," tambahnya.
Selesaikan dengan Benar
Menyelesaikan pekerjaan pembersihan dengan benar sangat penting.
Dokter Gupta menjelaskan bahwa Anda tidak harus menggunakan sarung tangan saat membersihkan.
Tetapi jika Anda menggunakan sarung tangan, pastikan ketika selesai Anda tidak menyentuh sisi luar sarung tangan yang terbuka dengan tangan kosong.
Dan kemudian cuci tangan Anda untuk terakhir kalinya setelah Anda membuang sarung tangan dan selesai membersihkan kamar mandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan