Suara.com - Seluruh orang di dunia sedang menghadapi ancaman pandemi Covid-19, dan sedang berjuang untuk menahan diri tidak keluar rumah dengan bebas.
Untuk tetap sehat, mungkin sulit untuk tetap berolahraga, terutama bagi mereka yang biasa berolahraga di gym atau tempat olahraga publik. Terlebih, jika Anda tidak memiliki peralatan olahraga di rumah.
Namun, para pakar menyebutkan bahwa ada satu olahraga yang bisa dilakukan semua orang untuk tetap sehat di tengah karantina, yakni jalan kaki.
Dikutip dari Medical Daily, berikut adalah 5 alasan mengapa jalan kaki menjadi olahraga terbaik yang bisa dilakukan selama karantina.
1. Meningkatkan kekuatan otot
Jalan kaki telah terbukti dapat melawan dampak penuaan pada kekuatan otot. Seiring bertambah usia, kekuatan otot menurun. Jalan kaki dapat mengatasi masalah ini dengan membangun massa otot dan mengencangkannya di beberapa area tubuh, terutama di punggung dan kaki.
2. Menguatkan tulang
Tulang cenderung melemah seiring bertambahnya usia. Hal ini menjelaskan mengapa postur dan gaya berjalan berubah secara drastis ketika orang bertambah tua.
Jalan kaki terbukti dapat menguatkan tulang. Olahraga ini memberikan sejumlah tekanan pada tulang, dan sel-sel tulang yang disebut osteoblast merespons dengan baik pada jenis tekanan ini, mencegah hilangnya kepadatan tulang.
Baca Juga: Kiat Olahraga Aman Saat Puasa Ramadan
3. Membakar lemak
Jalan kaki merupakan salah satu olahraga bagus untuk membuat berat badan turun tanpa menggunakan satupun peralatan olahraga. Banyak studi yang mengungkapkan rutin berjalan kaki dapat membantu menurunkan berat badan dengan membakar lemak.
Pasien obesitas yang rutin berjalan kaki mendapatkan manfaat dari efek pembakaran lemak karena olahraga tersebut.
4. Mengubah mood menjadi baik
Banyak orang yang kini mengalami kecemasan dan perubahan mood di tengah pandemi Covid-19. Jalan kaki adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah ini, karena aktivitas fisik ini telah terbukti memiliki efek paliatif pada mood seseorang.
5. Mendorong kesehatan jantung
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi