Suara.com - Setiap orangtua pasti ingin anaknya berprestasi di sekolah. Dan terkadang, prestasi itu diukur dengan nilai-nilai yang tertera di rapor. Anak pun kemudian dituntut untuk belajar dan menghapal materi pelajaran.
Padahal, percuma menghapal materi pelajaran jika anak tidak benar-benar paham apa yang dipelajarinya.
"Anda kejar supaya berprestasi, iya. Tapi yang perlu dikejar, anak Anda paham, bukan hapal. Kita tahu dalam pendidikan ada SD, SMP, SMA. Itu ada penilaian berbeda dan yang penting dilihat anak paham atau enggak," kata psikolog pendidikan dari Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, saat melakukan siaran langsung di Instagram bersama @ayahbunda beberapa waktu lalu.
Perempuan yang biasa disapa Romi itu mengingatkan, orangtua jangan selalu memaksakan target prestasi yang dirancang sendiri kepada anak, tapi justru menyesuaikan dengan kemampuan anak dan mengajaknya diskusi.
"Anak itu investasi paling berharga dan mahal. Begitu kita salah dalam mendidik anak, begitu anak tidak suka pada sekolah, tidak suka melakukan apa-apa, dan tidak bahagia hidupnya, itu akan kita lihat seumur hidup," tutur Romi.
Penting itu membuat anak merasa bahagia, lanjutnya. Sebab dengan begitu, anak bisa percaya bahwa dalam dirinya ada hal positif yang tinggi, juga kemampuan.
Romi menjelaskan, bahwa berdasarkan penelitian, orang yang sukses di masyarakat tidak selalu mereka yang dulunya memiliki ranking tinggi saat sekolah. Ia menyampaikan, justru kemampuan interpersonal atau hubungan antar manusia yang bisa membawa anak pada sesuatu yang berhasil.
"Kalaupun dia punya kemampuan biasa tapi interpersonalnya baik, orang pasti akan cari dia terus. Kita harus ajarkan semua sisi, bukan hanya akademis saja," kata Romi.
"Kalau standar kita hanya angka dan ranking, dia bisa menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Dia bisa nyontek, bikin contekan. Kalau dikasih pendidikan moral, dia bisa membedakan baik dan buruk. Dia prefer dapat nilai jelek daripada harus nyontek," tambahnya.
Baca Juga: Bikin Hati Adem! Intip 5 Aktivitas Seleb Belajar Ngaji yuk
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi