Suara.com - Donald Trump Klaim Punya Bukti Virus Corona DIbuat di Lab Wuhan, Benarkah?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah menemukan bukti yang membuktikan virus corona atau Covid-19 berasal dari laboratoriun di Wuhan, China.
Hal ini ia sampaikan di gedung putih saat wartawan bertanya kepadanya.
"Apakah Anda melihat sesuatu yang membuat Anda sangat percaya bahwa institut virologi Wuhan adalah tempat asal virus ini?" tanya wartawan.
Lantas dengan yakin Trump menjawab, "Ya, sudah (melihat)," ujarnya mengutip laman Metro, Jumat (1/5/2020).
Tidak hanya itu mantan pengusaha properti sukses itu juga mengkritik badan kesehatan dunia, WHO yang menurutnya terlalu pro kepada China.
"(WHO) seperti petugas humas untuk China dan negera ini membayar mereka hampir 500 juta dollar (Rp 8 triliun) per tahun, dan China membayar mereka sebanyak 38 juta dollar (Rp 608 miliar) per tahun," ungkap Trump.
Ia mengatakan, pada dasarnya banyak atau sedikit itu bukanlah masalah utama. Akan tetapi Trump berpendapat seharusnya WHO menyelidiki atas apa kesalahan yang dibuat oleh China.
"Banyak atau lebih, itu tidak masalah, tapi tetap saja, mereka (WHO) tidak boleh membuat alasan saat orang lain berbuat kesalahan mengerikan, terutama kesalahan yang menyebabkan ratusan ribu orang di dunia meninggal," ujar Trump.
Baca Juga: Jawab Tudingan Donald Trump, China: Kami Tidak Tertarik Campuri Urusan AS
"Saya pikir WHO harus malu pada diri mereka sendiri," sambungnya.
Trump juga menyebut jika otoritas Amerika melihat kemungkinan apa yang dipikirkannya, pemikiran itu sangat kuat.
"Kita akan melihat dari mana itu akan melihat asalnya. Ada banyak teori," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi