Suara.com - Ruam pada kulit telah dinyatakan menjadi salah satu gejala tambahan dalam mendiagnosis pasien Covid-19. Beberapa pasien tanpa gejala berarti, dilaporkan memiliki masalah kulit kemerahan yang beragam.
Di media sosial, seorang dokter kulit asal AS, Dennis Porto, membagikan enam jenis ruam paling umum yang diasosiasikan dengan infeksi virus corona Covid-19.
Sebagai bentuk pembelajaran, berikut enam jenis ruam paling umum yang dikaitkan dengan Covid-19.
1. Urticaria
Ruam urticaria dilaporkan pada pasien Covid-19 di Italia dan telah diamati pada kasus yang terkonfirmasi Covid-19. Masalah yang sama terjadi di Perancis, Finlandia dan AS. Bentuk ruam sendiri. Dalam Bahasa Indonesia, urticaria biasa disebut biduran. Jenis bentol yang memiliki bentuk oval dengan ukuran berbeda-beda.
2. Achal Ischemia
Ruam seperti ini biasanya menyerupai perniosis atau bengkak seperti cacar yang seringkali terasa gatal. Kondisi ini terpantau banyak diderita petugas kesehatan di Amerika Serikat.
3. Morbilliform
Erupsi makulopapuler difus terlihat pada pasien Covid-19 di Italia, Prancis dan Finlandia dengan bentuk ruam seperti bintik-bintik merah muda kecil.
4. Livedo Reticularis
Masalah kulit di mana kulit nampak pucat hingga pembuluh darah kulit nampak jelas terlihat.
5. Vesicular
Nampak seperti cacar air yang terlihat pada pasien Covid-19 di Italia.
6. Petechial
Studi di Italia melaporkan rua petechia pada pasien Covid-19 dikonfirmasi lewat terjadinya kasus pendarahan di bawah kulit.
Baca Juga: Ada Potensi KKN Program Kartu Prakerja, KPK dan PPATK Diminta Turun Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?