4. Memperdayai Korban
Dengan tetap bersikap ofensif, pelaku akan melemahkan korban mereka, yang menjadi putus asa, mundur dari perdebatan, pesimistis, takut, lemah, dan meragukan diri sendiri.
Korban mulai mempertanyakan persepsi, identitas, dan realitasnya sendiri.
5. Hubungan Ketergantungan
Kamus Oxford mendefinisikan kodependensi sebagai ketergantungan emosional atau psikologis yang berlebihan pada pasangan. Dalam hubungan gaslighting, gaslighter memunculkan rasa tidak aman dan kecemasan konstan pada gaslightee, sehingga membuat gaslightee merasa ketergantungan.
Hubungan yang saling tergantung dibentuk berdasarkan rasa takut, kerentanan, dan marginalisasi.
6. Harapan Palsu
Sebagai taktik manipulatif, gaslighter kadang-kadang akan memperlakukan korban dengan kelembutan, moderat, dan bahkan kebaikan untuk memberikan harapan palsu kepada korban.
Dalam keadaan ini, korban mungkin berpikir: "Mungkin dia benar-benar tidak buruk, dan berubah saatnya memberikan kesempatan agar segalanya menjadi lebih baik".
Baca Juga: Guru Honorer Jual Barang, Ortu Siswa Tunggak SPP: Mending Buat Makan
7. Kontrol dan Dominasi
Pada tingkat ekstrem, tujuan akhir dari seorang gaslighter adalah mengendalikan, mendominasi, dan mengambil keuntungan dari individu lain, atau kelompok, atau bahkan seluruh masyarakat.
Perilaku gaslighting bukan hanya terjadi pada hubungan romatis, tapi bisa juga terjadi pada hubungan keluarga, pertemanan, hingga rekan kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?