Suara.com - Memilukan, Jutaan Anak Kelaparan Akibat Pandemi Covid-19
Pandemi virus corona atau Covid-19 juga berdampak secara langsung terhadap anak-anak. Sebuah survei terbaru menugungkap bahwa jutaan anak sulit dapat akses makanan dan kelaparan selama lockdown akibat pandemi.
Sebuah jajak pendapat YouGov untuk Food Foundation menemukan bahwa 2,4 juta (17 persen) anak-anak tinggal di rumah tangga tidak memiliki cukup makanan.
Dua juta anak-anak (14 persen) telah menerima porsi yang lebih kecil dan makanan yang kurang bergizi selama terkunci karena orang tua mereka kehabisan makanan
Dilansir dari The Independent, direktur eksekutif Food Foundation, Anna Taylor, mengatakan temuan itu menunjukkan banyak anak yang membutuhkan dukungan tambahan.
"Melindungi anak-anak kita harus menjadi prioritas, tetapi kami meninggalkan mereka dalam percakapan tentang dukungan darurat dan mereka jatuh sebagai akibat dari dampaknya," kata Anna.
Ia menambahkan, bahwa memiliki cukup makanan bergizi untuk dimakan adalah hak dasar. Tanpa asupan makanan, kesehatan mental dan fisik anak-anak menjadi tidak dapat diperbaiki.
"Pemerintah harus bertindak sekarang untuk memasukkan uang ke kantong keluarga yang sedang berjuang agar mereka dapat membeli makanan yang mereka butuhkan agar sehat di rumah," kata Anna.
Jajak pendapat juga mengungkapkan bahwa setengah juta (31 persen) dari anak-anak yang memenuhi syarat untuk mendapat makanan sekolah gratis tidak menerima pengganti sama sekali sejak sekolah ditutup.
Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19: Perlukah Ibu Bersihkan Payudara Sebelum Menyusui?
Lebih dari 130.000 anak terjebak dengan kode online yang tidak dapat mereka unduh untuk menukarkan voucher untuk membeli makanan.
Tingkat kerawanan pangan yang lebih tinggi juga dilaporkan oleh pekerja NHS di rumah tangga yang memiliki anak. Hanya di bawah seperlima (17 persen) tidak makan, 11 persen lapar dan tidak makan karena kekurangan makanan, 9 persen belum makan sepanjang hari dan 5 persen mengatakan anak mereka belum cukup dimakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance