Suara.com - Tingkat ketersediaan alat pengujian virus corona yang belum cukup di Indonesia menggugah PT. Korea Tomorrow & Global (KT&G) untuk menyumbangkan alat tes virus corona kepada pemerintah Indonesia.
Bantuan ini diserahkan secara langsung melalui sebuah seremonial kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Peralatan yang dikirim ke Indonesia ini adalah alat diagnostik Korea dengan sertifikasi internasional senilai Rp 1,2 miliar, dan mampu memeriksa hingga 6.300 orang.
Alat tersebut nantinya akan diberikan kepada garda terdepan petugas medis di Indonesia yang sedang berjuang melawan penyebaran virus Corona yang sangat cepat.
"Bantuan darurat diputuskan untuk membantu Indonesia dalam mengatasi kesulitan. Saya berharap test kit dapat turut membantu memerangi wabah corona di Indonesia, yang memiliki hubungan persahabatan jangka panjang dengan Korea," kata Presiden Direktur PT. KT&G Indonesia (PT. Korea Tomorrow & Global Indonesia) Mr. Kwon Min Sug, dalam siaran persn yang Suara.com terima.
KT&G sendiri mendirikan anak perusahaan lokal pada tahun 2012 melalui pendistribusian produk rokok dari industri hasil tembakau di Indonesia.
Pada Agustus tahun lalu, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Republik Indonesia menandatangani MOU dengan KT&G untuk penciptaan lapangan kerja melalui program pelatihan pengembangan talenta ahli pembuat kopi (Coffee Lab) termasuk dukungan penuh sponsor biaya terkait.
Selain itu, KT&G senantiasa mengirimkan sukarelawan dari Korea ke Indonesia sejak tahun 2012 berkontribusi untuk memperbaiki dan membangun lingkungan tempat tinggal serta infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2017 KT&G mendirikan Sangsang Universitas sebagai wadah para mahasiswa mengembangkan kemampuan mereka.
Baca Juga: 3 Jenis Alat Tes Covid-19 yang Dipakai di Indonesia, Mana Paling Akurat?
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga